Aceh Tengah, Satupena.co.id— Musibah banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah dalam beberapa hari terakhir telah memutus seluruh akses transportasi darat, sehingga menghambat aktivitas masyarakat serta pendistribusian logistik. Kondisi ini mendorong berbagai elemen masyarakat untuk bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak, khususnya di daerah yang terisolasi.
Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, Babinsa Koramil 06/Jagong, Kodim 0106/Aceh Tengah, Serda Mastholih, pada Rabu (25/12/2025) melaksanakan kegiatan pengawalan pengiriman bantuan hasil donasi masyarakat Desa Paya Tungel, Kecamatan Jagong Jeget. Bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah.
Bantuan yang dihimpun berasal dari berbagai pihak, di antaranya donasi masyarakat Desa Paya Tungel berupa pakaian layak pakai sebanyak 11 karung, kubis atau kol 5 rajut, beras 53 kilogram, sawi 2 rajut, buah jipang 1 karung, daun sop 7 kilogram, tomat 3 kotak, serta sandal sebanyak 1 kardus.
Selain itu, bantuan juga berasal dari Sedekah Subuh masyarakat Desa Paya Tungel yang meliputi beras 15 kilogram sebanyak 9 sak, beras 5 kilogram sebanyak 1 sak, minyak goreng merek Minyak Kita sebanyak 3 dus, mi bihun 3 dus, serta garam 4 bal. Dukungan kemanusiaan turut datang dari Ar-Rotal Grup berupa beras 15 kilogram sebanyak 4 sak, beras 10 kilogram 1 sak, serta pakaian layak pakai sebanyak 2 karung.
Penyaluran bantuan dilakukan dengan memanfaatkan berbagai sarana transportasi, yakni satu unit mobil pick up L300 untuk mengangkut logistik utama, serta sekitar 50 unit sepeda motor yang digunakan untuk menjangkau lokasi-lokasi terdampak yang tidak dapat dilalui kendaraan roda empat akibat akses jalan terputus.
Serda Mastholih menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam pengawalan bantuan bertujuan untuk memastikan penyaluran berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran. Ia juga mengapresiasi kepedulian dan solidaritas masyarakat Desa Paya Tungel yang telah menunjukkan semangat gotong royong dalam membantu sesama di tengah bencana.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Kecamatan Rusip Antara yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses dan kebutuhan logistik akibat dampak banjir dan tanah longsor.









