Aceh Timur, Satupena.co.id: Babinsa Koramil 09/Nurussalam Kodim 0104/Aceh Timur kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap infrastruktur wilayah dengan melaksanakan patroli sekaligus pengecekan jembatan Baley di Gampong Seunebok Rambong, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (27/03/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan kondisi jembatan tetap layak digunakan serta mendukung kelancaran akses transportasi masyarakat. Infrastruktur yang baik dinilai memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas ekonomi, khususnya dalam memperlancar distribusi barang dan hasil pertanian.
Babinsa di lapangan menyampaikan bahwa jembatan tersebut merupakan salah satu jalur vital yang kerap digunakan warga, terutama petani dan pedagang, dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, pengecekan rutin menjadi langkah preventif untuk menghindari kerusakan yang dapat menghambat mobilitas warga.
Hasil pengecekan menunjukkan bahwa kondisi jembatan Baley masih tergolong baik dan aman untuk dilalui. Namun demikian, ditemukan beberapa bagian kecil yang memerlukan perawatan agar tetap berfungsi optimal dalam jangka panjang. Temuan tersebut telah didokumentasikan dan akan dilaporkan kepada instansi terkait untuk segera ditindaklanjuti.
Danramil 09/Nurussalam, Kapten Salahuddin, menegaskan bahwa kegiatan patroli dan pemantauan infrastruktur merupakan bagian dari tugas aparat kewilayahan dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami akan terus melaksanakan patroli secara berkala guna memastikan seluruh sarana dan prasarana umum dalam kondisi baik dan aman digunakan. Kami juga mengimbau masyarakat agar turut menjaga fasilitas yang ada, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Gampong Seunebok Rambong mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Babinsa. Ia menilai kehadiran aparat di tengah masyarakat tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menunjukkan perhatian nyata terhadap kebutuhan warga, khususnya dalam menjaga kelancaran akses transportasi yang menjadi urat nadi perekonomian desa. ( Zal ).














