ACEH UTARA

Ayah Wa Beberkan Progres Rehab-Rekon Banjir Aceh Utara, Huntara Capai 82 Persen

×

Ayah Wa Beberkan Progres Rehab-Rekon Banjir Aceh Utara, Huntara Capai 82 Persen

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 36;

ACEH UTARA – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus menggenjot proses rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pasca banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025 lalu. Hingga saat ini, pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban terdampak telah mencapai sekitar 82 persen dari total 4.500 unit yang direncanakan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Utara, Ismail Ajalil yang akrab disapa Ayah Wa, dalam diskusi bersama Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Banjir Aceh jelang buka puasa di salah satu kafe di Aceh Utara, Sabtu 7 Maret 2026.

 

Dalam forum yang dihadiri puluhan wartawan tersebut, Ayah Wa memaparkan berbagai langkah percepatan pemulihan pasca-bencana yang melanda 25 dari 27 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara.

Baca juga Artikel ini :  Panen Perdana Padi Varietas IF.20 di Gampong Ulee Madon, Sebuah Langkah Maju dalam Pertanian Berkelanjutan

 

Menurutnya, perhatian Pemerintah Pusat terhadap Aceh Utara meningkat setelah kondisi daerah terdampak banjir viral di berbagai platform media sosial, termasuk fenomena “Payung” Berkat viralnya ‘Payung’, hampir semua menteri dan pejabat pusat turun langsung ke Aceh Utara untuk melihat kondisi masyarakat yang terdampak, termasuk wilayah yang sebelumnya terisolir, ujar Ayah Wa dengan nada santai.

 

Ia menjelaskan, pemerintah daerah saat ini sedang memacu penyelesaian pembangunan huntara agar seluruh korban yang rumahnya mengalami kerusakan berat dapat segera menempatinya sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Selain itu, pemerintah juga tengah mempersiapkan pembangunan sekitar 1.000 unit hunian tetap (huntap) sebagai solusi jangka panjang bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir.

Baca juga Artikel ini :  Pasar Inpres Krueng Mane Mengalami Kondisi Semrawut Pedagang Bersuara, Pihak Terkait Tutup Mata

 

“Sebanyak 103 unit huntap yang merupakan bantuan dari Menkopolhukam juga dalam waktu dekat akan segera diresmikan, ungkapnya.

 

Di sisi lain, Pemkab Aceh Utara juga sedang merampungkan pendataan rumah yang mengalami kerusakan ringan agar bantuan dana stimulan dapat segera disalurkan kepada masyarakat sebelum Lebaran.

 

Ayah Wa mengaku telah menginstruksikan para keuchik dan camat di wilayah terdampak untuk mempercepat proses pendataan tersebut agar tidak ada warga yang terlewat dari program bantuan.

 

“Kami berharap pendataan rumah rusak ringan dapat segera selesai, sehingga bantuan dana stimulan bisa cepat disalurkan kepada masyarakat, jelasnya.

Baca juga Artikel ini :  Cut Batiah Tinggal dalam Rumah Tak Layak Huni

 

Ia juga meminta aparatur gampong untuk mendata kepala keluarga yang berstatus KK gantung namun rumahnya mengalami kerusakan berat, agar dapat diusulkan sebagai penerima rumah hunian tetap.

 

Selain itu, rumah warga yang terdampak lumpur dengan ketebalan lebih dari 20 sentimeter juga diharapkan dapat dimasukkan dalam kategori rusak ringan agar bisa mendapatkan bantuan perbaikan.

 

“Jika rumahnya berlumpur lebih dari 20 sentimeter, tolong didata sebagai rusak ringan. Begitu juga dengan KK gantung yang rumahnya rusak berat agar bisa diusulkan mendapatkan huntap, pungkas Ayah Wa.

 

 

Reporter: ZAS