ACEH UTARA — Jarak dari pusat kota tak menghalangi langkah Aura Nazira menuju panggung kompetisi akademik. Siswi kelas IX SMP Negeri 2 Nisam itu berhasil merebut Juara III Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Matematika tingkat Kabupaten Aceh Utara 2026.
Aura berhadapan dengan peserta dari berbagai satuan pendidikan dalam ajang yang digelar di SMP Negeri 1 Syamtalira Bayu pada 7 Juli 2026. Hasilnya, ia mampu bertahan di papan atas dan membawa pulang posisi ketiga pada bidang yang menuntut ketelitian serta kemampuan penalaran tersebut.
Pengakuan atas keberhasilan itu datang dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Sertifikat diserahkan oleh Bupati Aceh Utara bersama Kepala Dinas Pendidikan kepada para pelajar yang berhasil mengukir hasil terbaik dalam kompetisi tersebut.
Beberapa hari kemudian, dokumen penghargaan itu tiba di lingkungan SMP Negeri 2 Nisam. Senin (7/9/2026), seusai upacara bendera, Plt. Kepala SMP Negeri 2 Nisam, Rohana, S.Pd., menyerahkannya langsung kepada Aura di halaman sekolah. Prosesi tersebut disaksikan jajaran guru dan para siswa.
Momen itu menjadi lebih dari sekadar seremoni. Bagi lingkungan pendidikan di Nisam, keberhasilan seorang siswi menembus tiga besar kabupaten menunjukkan bahwa kemampuan tidak selalu tumbuh di tempat yang memiliki akses paling dekat dengan pusat kota.
Letak SMP Negeri 2 Nisam yang relatif jauh dari kawasan perkotaan tidak menjadi penghalang bagi peserta didiknya untuk memasuki arena persaingan. Aura justru mampu menunjukkan bahwa kualitas dan kemauan belajar dapat membawa siswa dari daerah untuk berdiri sejajar dengan peserta dari wilayah lain.
Rohana mengapresiasi kerja keras yang telah ditunjukkan Aura. Menurutnya, keberhasilan tersebut harus menjadi pemantik agar peserta didik lain tidak ragu menguji kemampuan dalam berbagai ajang akademik.
“Kami sangat bangga dengan prestasi yang telah diraih. Terus belajar lebih giat lagi sehingga tahun depan bisa menembus tingkat nasional,” ujar Rohana.
Sebagai bentuk apresiasi, pihak SMP Negeri 2 Nisam turut memberikan hadiah berupa sebuah amplop kepada Aura.
Bagi lingkungan pendidikan setempat, hasil tersebut menjadi dorongan untuk memperkuat pembinaan akademik dan memperluas kesempatan bagi siswa untuk mengasah kemampuan melalui kompetisi.
Kini, posisi ketiga bukan lagi sekadar angka dalam daftar peringkat. Ia menjadi pijakan untuk target yang lebih tinggi. Aura masih memiliki waktu untuk mempertajam kemampuan Matematika, sementara SMP Negeri 2 Nisam punya tantangan untuk menjaga momentum tersebut agar lahir lebih banyak nama dari Nisam di panggung kompetisi.
Dari halaman sekolah seusai upacara bendera, sertifikat itu menjadi simbol kecil dari sebuah langkah yang lebih besar: membuktikan bahwa keterbatasan geografis tidak harus berujung pada keterbatasan mimpi.












