BeritaLampung

Antisipasi Debu Vulkanik Anak Krakatau, Polsek Tumijajar dan Lambu Kibang Bagikan Masker ke Warga

×

Antisipasi Debu Vulkanik Anak Krakatau, Polsek Tumijajar dan Lambu Kibang Bagikan Masker ke Warga

Sebarkan artikel ini

Tulang Bawang Barat–Satupena.co.id:

Personel Polsek Tumijajar dan Polsek Lambu Kibang, Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba), membagikan masker secara gratis kepada masyarakat pada Minggu (6/9/2026). Langkah ini diambil sebagai antisipasi dini terhadap dampak debu vulkanik akibat peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Aksi pembagian masker tersebut dipusatkan di dua titik strategis, yakni di depan Mapolsek Tumijajar, Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar, serta di kawasan Pasar Unit 6, Tiyuh Kibang Budi Jaya, Kecamatan Lambu Kibang.

Baca juga Artikel ini :  Polsek Silih Nara Matangkan 10 Hektar Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan Kuartal III

Kapolres Tubaba, AKBP Himmawan Setiawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., melalui Kapolsek Tumijajar Iptu Sobrun, S.H., M.H., dan Kapolsek Lambu Kibang Iptu Kasiyono, S.E., M.H., turun langsung ke lapangan untuk memimpin kegiatan sekaigus berinteraksi dengan pengguna jalan dan pedagang pasar.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan kehadiran Polri dalam melindungi kesehatan masyarakat. Kami mengantisipasi potensi paparan debu vulkanik yang dapat mengganggu saluran pernapasan,” ujar Iptu Sobrun dalam keterangannya, Minggu (6/9/2026).

Baca juga Artikel ini :  Pasangan calon bupati dan wakil bupati ASA; cetuskan program kartu sakti bagi masyarakat Aceh Tengah

Selain membagikan masker, petugas kepolisian juga memberikan edukasi langsung mengenai pentingnya menjaga kesehatan pelindung pernapasan saat berada di ruang terbuka.

Warga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak memiliki keperluan yang mendesak, terutama saat abu vulkanik mulai dirasakan di lingkungan tempat tinggal.

Baca juga Artikel ini :  Polsek Bukit Kemuning Ungkap Kasus Penggelapan Sepeda Motor, Pelaku Berhasil Diamankan

Pihak kepolisian juga meminta masyarakat di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat agar tidak panik dan tidak mudah memercayai kabar bohong (hoaks) yang beredar di media sosial.

Warga diharapkan hanya merujuk pada informasi dan arahan resmi yang dikeluarkan oleh instansi pemerintah serta lembaga berwenang terkait perkembangan aktivitas gunung api.

Hayo mau copy paste ya