AcehACEH UTARABerita

Enam Dapil, Enam Kursi: Target Golkar Aceh Utara di Bawah As’adi

×

Enam Dapil, Enam Kursi: Target Golkar Aceh Utara di Bawah As’adi

Sebarkan artikel ini

Aceh Utara – Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Aceh Utara, Drs. H. As’adi, S.T., memasang target sedikitnya enam kursi DPRK Aceh Utara pada periode mendatang. Target itu disusun berdasarkan enam daerah pemilihan (dapil), dengan harapan setiap dapil mampu menyumbangkan satu kursi.

‎Target tersebut disampaikan As’adi saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Aceh Utara di Mitra Hotel, Lhoksukon, Sabtu, (22/8/2026).

‎Menurut As’adi, Musda bukan sekadar agenda rutin lima tahunan. Forum tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, memperkuat konsolidasi, sekaligus menjaring kader potensial yang dinilai mampu membawa Golkar menghadapi persaingan politik mendatang.

‎“ Ini merupakan petunjuk PO Partai Golkar yang harus kita laksanakan setiap lima tahun sekali,” kata As’adi dalam sambutannya.

‎Ia menekankan pentingnya soliditas internal sebagai modal sebelum partai mengejar target elektoral. Seluruh kader di berbagai tingkatan diminta menjaga kebersamaan dan menghindari perpecahan.

Baca juga Artikel ini :  Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center 2026

‎As’adi berharap Musda XI melahirkan energi baru bagi organisasi, termasuk munculnya kader-kader potensial yang mampu bekerja hingga tingkat masyarakat.

‎“ Momentum ini merupakan ajang untuk mencari kader dan bakat yang ada di Kabupaten Aceh Utara, supaya Partai Golkar tidak tercerai-berai, tetapi semakin kompak ke depan,” ujarnya.

‎Berkaca pada Pemilu 2024

‎As’adi mengatakan target enam kursi DPRK bukan sekadar angka. Ia mengacu pada hasil Pemilu 2024 yang, menurutnya, menunjukkan adanya perkembangan perolehan kursi Partai Golkar di sejumlah tingkatan legislatif.

‎Ia menyebut Golkar menambah satu kursi di DPR RI, mempertahankan perolehan kursi di DPRA, serta menambah satu kursi di DPRK Aceh Utara.

‎“ DPR RI kita tambah satu, DPRA tetap bertahan, dan DPRK tambah satu,” ungkapnya.

Baca juga Artikel ini :  Visi Sejalan' Pemerintah dan HUDA Bersama Bangun Aceh Tamiang yang Madani dan Bermoral

‎Menurut As’adi, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja struktur partai dan kader di lapangan. Ia mengapresiasi pimpinan kecamatan (PK) dan kader akar rumput yang bekerja bersama para calon anggota legislatif selama tahapan Pemilu 2024.

‎Jaringan di tingkat bawah, kata dia, merupakan kekuatan yang harus terus dipelihara. Konsolidasi partai tidak cukup dilakukan melalui forum internal, tetapi juga perlu diwujudkan melalui kerja organisasi dan komunikasi dengan masyarakat.

‎“ Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada kader, terutama PK-PK yang di akar rumput dan terus bekerja sama dengan para caleg,” ujar As’adi.

‎Enam Dapil, Enam Kursi

‎Dengan enam dapil sebagai basis perebutan kursi DPRK Aceh Utara, As’adi berharap Partai Golkar dapat menempatkan wakil di setiap wilayah pemilihan.

‎“ Insya Allah, dari enam dapil akan menjadi minimal enam kursi. Setiap dapil kita harapkan terisi satu kursi,” tuturnya.

Baca juga Artikel ini :  Babinsa Turun ke Sawah Bantu Panen Padi, Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

‎Target tersebut sekaligus menjadi pekerjaan rumah bagi jajaran Partai Golkar Aceh Utara setelah Musda. Penguatan organisasi, kaderisasi, serta komunikasi dengan masyarakat menjadi sejumlah aspek yang perlu diperkuat untuk menjaga peluang partai pada pemilu mendatang.

‎As’adi meminta kader tidak terlena dengan capaian Pemilu 2024. Menurutnya, hasil tersebut harus menjadi pijakan untuk meningkatkan kinerja organisasi.

‎“ Kita akan terus berupaya, berusaha dan berdoa supaya pada periode ke depan, dengan hasil musyawarah hari ini, kita dapat meningkatkan kursi kembali,” katanya.

‎Musda XI Partai Golkar Aceh Utara pun diharapkan tidak berhenti pada agenda pergantian atau penataan kepengurusan. Forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi, menjaga basis kader, dan menyiapkan strategi menghadapi kontestasi politik berikutnya.

‎Bagi Golkar Aceh Utara, enam dapil kini diterjemahkan menjadi satu sasaran politik: enam kursi DPRK Aceh Utara.

Hayo mau copy paste ya