SATU PENA.CO.ID- Ketua DPRK Aceh Singkil, H. Amaliun, membacakan Naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI di Stadion Kasim Tagok, Desa Ketapang Indah, Kecamatan Singkil Utara, Senin (17/8).
H. Amaliun dipercaya membacakan teks Proklamasi di hadapan Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon selaku inspektur upacara, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRK, aparatur pemerintah, personel TNI/Polri, guru, pelajar, dan masyarakat.
Mengenakan pakaian dinas lengkap, H. Amaliun membacakan teks Proklamasi dengan suara lantang dan penuh penghayatan. Pembacaan berlangsung dalam suasana khidmat saat seluruh peserta upacara berdiri tertib mengikuti rangkaian peringatan kemerdekaan.
Usai membacakan teks Proklamasi, H. Amaliun mengatakan momentum tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat atas pengorbanan para pahlawan sekaligus tanggung jawab seluruh elemen bangsa dalam mengisi kemerdekaan.
“Kemerdekaan bukanlah hadiah turun begitu saja, melainkan buah pengorbanan darah dan air mata para pahlawan. Mari kita bersatu padu, bergotong royong, saling mendukung antara pemerintah, anggota dewan dan seluruh lapisan masyarakat untuk membangun Aceh Singkil yang maju, adil, sejahtera, damai dan tetap bersatu dalam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut diikuti ribuan peserta, termasuk siswa dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Aceh Singkil.
Rangkaian upacara berlangsung tertib dan lancar, dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 serta doa bersama. H. Amaliun juga mengajak generasi muda, khususnya pelajar, menjadikan semangat Proklamasi sebagai motivasi untuk menuntut ilmu, membangun karakter, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa.
Menurutnya, semangat persatuan dan gotong royong perlu terus dijaga agar nilai-nilai kemerdekaan dapat diwujudkan dalam kehidupan masyarakat serta pembangunan Aceh Singkil.

















