Jakarta –Satupena.co.id: PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta menggelar Focus Group Discussion (FGD) Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) bersama para pemangku kepentingan di wilayah Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam merumuskan strategi efektif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.
FGD yang berlangsung di Aula Lantai 2 Kantor Wilayah Utama PT Jasa Raharja DKI Jakarta tersebut dihadiri perwakilan Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat, Subdit Gakkum Polda Metro Jaya, Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat, Pusat Pengelola Komplek Kemayoran (PPKK), serta Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (PKKD) DKI Jakarta.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Pelayanan PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta, Syaiful Anwar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Menurut Syaiful, terciptanya sistem transportasi yang aman tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga memerlukan dukungan berupa rekayasa lalu lintas, peningkatan kualitas infrastruktur jalan, serta edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat.
“Keselamatan jalan memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh pemangku kepentingan. Mulai dari sisi penegakan hukum, rekayasa infrastruktur, hingga edukasi yang masif kepada masyarakat,” ujar Syaiful.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Sub Bagian Pelayanan PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta, Wahyu Agung, memaparkan capaian kinerja pelayanan Jasa Raharja, termasuk realisasi Service Level Agreement (SLA) dalam penyaluran santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas.
Ia juga menyampaikan hasil analisis perbandingan penyerahan santunan periode Januari–Juni 2026 dengan periode yang sama pada 2025. Dari hasil evaluasi tersebut, teridentifikasi sejumlah ruas jalan di Jakarta Pusat yang masih tergolong sebagai titik rawan kecelakaan sehingga memerlukan penanganan secara terpadu.
Sebagai tindak lanjut, seluruh peserta FGD FKLL menyepakati komitmen bersama untuk mengintensifkan kampanye keselamatan (safety campaign) di wilayah-wilayah dengan tingkat risiko kecelakaan yang tinggi.
Pada tahap awal, Kecamatan Kemayoran dan Kecamatan Cempaka Putih ditetapkan sebagai lokasi prioritas pelaksanaan kampanye keselamatan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, memperkuat budaya tertib dan berkeselamatan di jalan raya, serta menekan angka kecelakaan secara signifikan.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, PT Jasa Raharja bersama seluruh stakeholder menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan sistem lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang keselamatan transportasi jalan.
( DVD ).













