AcehACEH TAMIANGBeritaPemerintah

Bupati Buka Pelatihan SDC, Dorong Generasi Muda Jadi Pencipta Lapangan Kerja

×

Bupati Buka Pelatihan SDC, Dorong Generasi Muda Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Sebarkan artikel ini

Program kolaborasi Disnakertrans Aceh Tamiang dan BBPVP Medan siapkan SDM terampil, bersertifikat, dan siap bersaing di dunia kerja maupun usaha mandiri

Aceh Tamiang – Satupena.co.id: Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), pemkab secara resmi menggelar Pelatihan Kompetensi Program Skills Development Center (SDC), bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan.

Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, , di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (22/05/2026).

Program SDC menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga berdaya saing tinggi dan mampu menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif. Pelatihan ini dirancang sebagai jawaban atas tuntutan zaman, di mana kompetensi dan keahlian menjadi kunci utama meraih keberhasilan ekonomi.

Baca juga Artikel ini :  APDHI Sumut Gelar Seminar Nasional Bahas Transparansi dan Akuntabilitas Peradilan Pidana

Selain menekan angka pengangguran terbuka, program ini bertujuan membekali peserta dengan keahlian bersertifikat nasional. Dengan bekal tersebut, peserta diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menjadi wirausahawan mandiri yang menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Dalam sambutannya, Bupati Armia menegaskan pentingnya perubahan pola pikir di tengah perkembangan teknologi dan dinamika global.

“Dunia sudah berubah total. Kehidupan ke depan akan semakin menantang dan kompetitif. Karena itu, gali potensi diri, miliki keahlian, dan manfaatkan teknologi sebagai peluang,” tegasnya di hadapan peserta.

Ia juga menekankan pentingnya transformasi mindset generasi muda, dari yang semula berorientasi sebagai pencari kerja menjadi pencipta kerja. Pemerintah, kata dia, hadir untuk mendorong kemandirian ekonomi melalui peningkatan kompetensi.

Baca juga Artikel ini :  Bupati Humbang Hasundutan Pimpin Peringatan Hari Amal Bakti ( HAB ) ke-80

“Kami ingin generasi muda Aceh Tamiang tidak hanya menunggu pekerjaan, tetapi mampu menciptakan peluang usaha sendiri,” ujarnya.

Menutup arahannya, Bupati mengingatkan pentingnya kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan. Ia berharap peserta tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga matang dalam mengambil keputusan.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Aceh Tamiang, Rafe’i, melaporkan bahwa sebanyak 64 peserta terpilih mengikuti pelatihan tahap awal. Mereka akan dibagi ke dalam tiga bidang keahlian, yakni:

  • 32 peserta pelatihan tata boga (bakery),
  • 16 peserta pelatihan menjahit,
  • 16 peserta pelatihan pengoperasian drone.
Baca juga Artikel ini :  Prajurit Divif 2 Kostrad Terobos Zona Merah Semeru: Evakuasi Warga, Dirikan Posko, dan Jalankan Misi Kemanusiaan

Pelatihan akan dimulai awal Juni 2026 selama 26 hari kerja di BBPVP Medan. Seluruh kebutuhan peserta, mulai dari akomodasi, konsumsi, uang saku, hingga perlengkapan pelatihan, ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.

Lebih dari sekadar pelatihan, program ini merupakan bagian dari ekosistem pengembangan SDM yang mencakup sertifikasi kompetensi hingga pendampingan pasca-pelatihan, termasuk akses penempatan kerja dan permodalan usaha.

Program SDC juga bersifat inklusif, terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan seperti penyandang disabilitas. Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang memastikan setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kesejahteraan melalui peningkatan kompetensi dan pemberdayaan diri.

(D.Yogi.S)

Hayo mau copy paste ya