Aceh Tamiang – Satupena.co.id;
Komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam memajukan dunia olahraga kembali ditunjukkan melalui pelepasan 14 atlet terbaik cabang olahraga pencak silat untuk mengikuti ajang Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) Tahun 2026 di Kota Langsa.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, pada Jumat (22/05/2026), dalam sebuah prosesi khidmat yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati. Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, M. Farij, serta Ketua Pengurus Kabupaten (IPSI) Aceh Tamiang, Suprianto, bersama jajaran pengurus dan pelatih.
Keberangkatan para atlet ini menjadi langkah strategis bagi Aceh Tamiang untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah unggulan di bidang olahraga, khususnya pencak silat yang selama ini konsisten menyumbang prestasi.
Dalam sambutannya, Bupati Armia Pahmi menyampaikan rasa bangga sekaligus harapan besar kepada para atlet yang dipercaya mewakili daerah. Ia menegaskan bahwa selain kemampuan teknik dan fisik, para atlet juga harus menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga nama baik daerah.
“Kalian adalah duta Aceh Tamiang. Tampilkan kemampuan terbaik, jaga kesehatan, disiplin, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Semoga berhasil meraih juara dan lolos ke PORA,” ujar Bupati memberi semangat.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pembinaan olahraga, mulai dari pengembangan atlet usia dini, penyediaan sarana dan prasarana, hingga dukungan anggaran bagi atlet berprestasi.
Sementara itu, Ketua IPSI Aceh Tamiang, Suprianto, menjelaskan bahwa ke-14 atlet yang diberangkatkan telah melalui proses seleksi ketat dan berjenjang. Mereka dinilai memiliki kemampuan teknis, mental bertanding, serta kondisi fisik yang optimal.
“Persiapan sudah kami lakukan secara maksimal, mulai dari pemusatan latihan hingga uji tanding. Atlet yang berangkat hari ini adalah hasil seleksi terbaik dan siap bersaing,” jelasnya.
Suprianto juga optimistis para atlet mampu mengulang bahkan melampaui prestasi sebelumnya, di mana kontingen pencak silat Aceh Tamiang berhasil meraih banyak medali dan menempati posisi teratas pada ajang PORA sebelumnya.
Ajang Pra PORA di Kota Langsa menjadi momentum penting untuk mengukur kemampuan sekaligus menghadapi persaingan dari kabupaten/kota lain di Aceh. Para atlet akan bertanding di berbagai kelas, baik kategori seni maupun tanding.
Dengan persiapan matang dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, masyarakat Aceh Tamiang menaruh harapan besar agar para pesilat andalan ini mampu meraih hasil terbaik dan membawa pulang tiket menuju PORA 2026.
(D.Yogi.S)













