AcehBeritaLHOKSEUMAWE

Dinkes Lhokseumawe Sidak SPPG Dini Hari, Pastikan Keamanan Program Makan Bergizi Gratis

×

Dinkes Lhokseumawe Sidak SPPG Dini Hari, Pastikan Keamanan Program Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini

Pengawasan pukul 03.00 WIB difokuskan pada standar higiene, sanitasi, hingga distribusi makanan bagi ribuan penerima manfaat MBG

Lhokseumawe- Satupena.co.id: Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap di kawasan Simpang Buloh, Kecamatan , Sabtu (23/5/2026) dini hari. Sidak yang dimulai sejak pukul 03.00 WIB ini merupakan langkah konkret untuk memperketat pengawasan pelaksanaan di .

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, Cut Fitri Yani, SKM, MKM, didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Zainal Abidin, SKM, bersama tim kesehatan lingkungan.

Baca juga Artikel ini :  Polres Aceh Tengah Gelar Apel Bersama Kesiapan Pengamanan TPS Di kabupaten Setempat

Sidak dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi dari sekaligus untuk mengevaluasi penerapan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) pada fasilitas penyedia makanan. Mengingat SPPG melayani ribuan penerima manfaat, pengawasan ketat dinilai penting guna menjamin kualitas makanan yang disalurkan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Zainal Abidin, menegaskan bahwa sidak ini bertujuan memastikan seluruh tahapan, mulai dari produksi hingga distribusi, telah memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.

Baca juga Artikel ini :  Pemkab Bener Meriah Terima Deviden Rp 3 Miliar Lebih dari Bank Aceh Syariah

“Kami ingin memastikan makanan yang disalurkan aman, bersih, dan bergizi sesuai standar. Pengawasan ketat ini penting agar program MBG berjalan optimal dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi penerima manfaat,” ujarnya.

Baca juga Artikel ini :  Babinsa Koramil 09/Ketol Ajak Aparatur Desa Cegah Pembakaran Lahan di Desa Burlah

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek, mulai dari kebersihan area produksi, penyimpanan bahan baku, proses pengolahan, hingga mekanisme distribusi makanan ke masyarakat.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan gizi di daerah serta memberikan jaminan keamanan pangan bagi masyarakat penerima manfaat program pemerintah.

Jurnalis: Faisal Mubarak

Hayo mau copy paste ya