Aceh Tamiang – Satupena.co.id: Semangat kebersamaan dan kerja keras terus ditunjukkan oleh personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0117/Aceh Tamiang. Kali ini, fokus kegiatan tertuju pada persiapan pembuatan mal atau cetakan pelat beton sebagai bagian dari sasaran fisik utama program TMMD, yang berlangsung di Desa Suka Makmur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (25/04/2026).
Di lokasi kegiatan, personel Satgas bersama warga tampak kompak melakukan pembongkaran serta penurunan material kayu dari truk pengangkut. Material tersebut akan digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan mal pelat beton yang kuat dan presisi.
Suasana kerja terlihat dinamis dan penuh semangat. Meskipun cuaca cukup terik dan pekerjaan menuntut tenaga ekstra, hal tersebut tidak mengurangi antusiasme para personel dan masyarakat untuk menyelesaikan tugas secara maksimal.
Kepala tukang di lokasi, Koptu Rendi, menjelaskan bahwa proses penurunan dan penataan material kayu merupakan tahapan awal yang sangat penting dalam keseluruhan pekerjaan.
“Penurunan material kayu ini adalah langkah krusial dalam pembuatan mal pelat beton. Jika persiapan dilakukan dengan baik dan material tersusun rapi, maka proses pengecoran akan berjalan lancar dan hasilnya akan lebih kuat serta berkualitas,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembangunan infrastruktur pedesaan yang menjadi fokus utama program TMMD tahun ini, khususnya dalam meningkatkan kualitas jalan dan akses transportasi masyarakat agar lebih baik dan tahan lama.
Yang paling menonjol dari kegiatan tersebut adalah kuatnya kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Nilai kebersamaan, kekompakan, dan semangat gotong royong tercermin jelas dalam setiap aktivitas di lapangan.
Suasana kekeluargaan yang terjalin membuat beban pekerjaan terasa lebih ringan. Dengan kerja sama yang solid, pekerjaan yang tampak berat dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan efisien.
Sinergi antara TNI dan masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan di daerah akan lebih mudah tercapai apabila dilakukan secara bersama-sama. Selain itu, kebersamaan tersebut juga semakin mempererat hubungan antara prajurit dan warga.
Dengan rampungnya tahap persiapan material, proses pembuatan mal pelat beton akan segera memasuki tahap berikutnya dengan penuh optimisme, demi mewujudkan infrastruktur desa yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat luas. (D.Yogi.S)









