AcehACEH TENGAHBeritaTNI Polri

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap II di Aceh Tengah Capai Progres 6,5 Persen

×

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap II di Aceh Tengah Capai Progres 6,5 Persen

Sebarkan artikel ini

Dikerjakan Kodim 0106/Aceh Tengah, Jembatan Sepanjang 110 Meter Ini Akan Hubungkan Ratusan Warga Dua Desa

Aceh Tengah- Satupena.co.id:  Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap II yang berlokasi di Desa Reje Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, terus menunjukkan perkembangan. Hingga Senin (13/4/2026) pukul 18.00 WIB, progres pekerjaan telah mencapai 6,5 persen.

Kegiatan pembangunan yang dilaksanakan di wilayah Kodim 0106/Aceh Tengah ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas masyarakat, khususnya bagi warga Desa Reje Payung dan Desa Jamat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.

Jembatan yang dibangun memiliki panjang 110 meter dengan lebar 1,2 meter dan kapasitas tonase mencapai 1 ton. Secara geografis, jembatan ini melintasi sungai dengan lebar sekitar 90 meter, kedalaman normal 1 meter, serta tinggi permukaan air ke badan jalan mencapai 1,5 meter dalam kondisi normal dan 2 meter saat banjir.

Baca juga Artikel ini :  Polwan Polres Pidie Bagikan Souvenir Dan Coklat Untuk Pengendara

Pembangunan dimulai sejak 6 April 2026 dengan total anggaran sebesar Rp773 juta lebih. Jembatan ini diproyeksikan memberikan manfaat langsung bagi 745 jiwa dari dua desa, yakni 335 jiwa (97 KK) di Desa Reje Payung dan 410 jiwa (131 KK) di Desa Jamat.

Baca juga Artikel ini :  Babinsa Koramil 09/Ketol Mediasi Perselisihan Warga Terkait Hewan Ternak Di Desa Cangduri

Dalam pelaksanaannya, sejumlah tahapan pekerjaan telah berjalan, di antaranya pembersihan lokasi serta penggalian lubang deadman yang telah mencapai 70 persen. Sementara itu, tahapan lain seperti pemasangan sling, pembuatan gapura, hingga pemasangan papan pijakan masih dalam tahap awal atau belum dimulai.

Untuk mendukung pembangunan, material seperti besi telah tersedia, sementara pasir sebanyak 20 truk, batu koral 10 truk, dan semen 100 sak telah didistribusikan ke lokasi.

Sebanyak 30 personel TNI turut dilibatkan dalam pengerjaan proyek ini, didukung oleh satu orang tenaga konsultan. Hingga saat ini, situasi di lokasi pembangunan dilaporkan aman dan kondusif.

Baca juga Artikel ini :  Babinsa Koramil 09 Ketol Bantu Warga Perbaiki Pintu Kamar Mandi

Dari sisi cuaca, kondisi pada pagi hingga siang hari terpantau cerah, sementara hujan turun pada sore hari. Meski demikian, hal tersebut tidak menjadi kendala berarti dalam pelaksanaan pekerjaan.

Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah Kecamatan Linge.

Hayo mau copy paste ya