AcehBeritaPemerintahPidie Jaya

Bupati Pidie Jaya Lantik 22 Pejabat Pratama, 12 Jabatan Kosong Segera Diisi Lewat Open Bidding

×

Bupati Pidie Jaya Lantik 22 Pejabat Pratama, 12 Jabatan Kosong Segera Diisi Lewat Open Bidding

Sebarkan artikel ini

Penataan Birokrasi Berbasis Merit, Bupati Tegaskan Seleksi Objektif Tanpa Kepentingan

Pidie Jaya –Satupena.co.id:  Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, bersama Wakil Bupati Hasan Basri resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 22 Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya. Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penataan birokrasi berbasis sistem merit yang mengedepankan profesionalitas dan kompetensi.

Dalam keterangannya, Bupati menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan hasil dari uji kompetensi yang telah dilaksanakan secara objektif dan transparan, serta melalui rekomendasi panitia seleksi. Ia menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik telah memenuhi kualifikasi sesuai kebutuhan jabatan.

Baca juga Artikel ini :  Bulan Ramadhan, Kapolres Pidie Lakukan Subuh Keliling

“Penempatan pejabat dilakukan berdasarkan kapasitas, kompetensi, dan kemampuan, tanpa adanya intervensi kepentingan pribadi maupun kelompok,” tegasnya.

Meski demikian, dari total kebutuhan jabatan yang ada, masih terdapat 12 posisi yang belum terisi. Kekosongan tersebut, menurut Bupati, akan segera diisi melalui mekanisme seleksi terbuka atau open bidding, setelah proses administrasi serta koordinasi dengan kementerian terkait selesai dilakukan.

Baca juga Artikel ini :  Pj. Sekda Khairmansyah Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Seulawah Tahun 2024

Bupati juga memastikan bahwa kekosongan jabatan pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akibat pergeseran pejabat akan segera ditindaklanjuti agar tidak mengganggu jalannya pemerintahan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia meminta agar seluruh pejabat dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas dan loyalitas, serta mengedepankan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga Artikel ini :  Gubernur Aceh, Bupati Bireuen dan Walikota Aceh Gelar Buka Puasa Bersama

Selain itu, para pejabat juga diharapkan mampu menghadirkan inovasi, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, serta selalu mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

“Pengisian jabatan yang masih kosong akan kita percepat, sehingga roda pemerintahan dan pelayanan publik dapat berjalan secara optimal,” pungkasnya. (Is)

Hayo mau copy paste ya