Aceh Tengah- Satupena.co.id: Bank Syariah Indonesia (BSI) wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah menyalurkan santunan kepada ratusan anak yatim dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M. Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan menjelang hari besar keagamaan.
Di Kabupaten Aceh Tengah, santunan diberikan kepada 292 anak yatim dengan total bantuan mencapai Rp100 juta. Bantuan disalurkan dalam bentuk uang tunai yang didistribusikan ke sejumlah desa, antara lain Desa Kayu Kul, Tan Saril, Keramat Mufakat, Kuteni Reje, Toweren, Bebesen, dan Pepayungan Angkup. Selain itu, bantuan juga disalurkan ke beberapa panti asuhan, termasuk Panti Asuhan Kasih Ibu.
Penyaluran bantuan di Aceh Tengah berlangsung selama dua hari, mulai Selasa (17/3/2026) hingga Rabu (18/3/2026). Kegiatan berjalan tertib dengan melibatkan aparatur desa dan pengurus panti asuhan guna memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.
Sementara itu, di Kabupaten Bener Meriah, BSI turut menyalurkan santunan kepada 230 anak yatim dengan total anggaran sebesar Rp60 juta. Bantuan tersebut disalurkan ke sejumlah wilayah, di antaranya Desa Mutiara, Pondok Baru, SP Balik, Lampahan, serta melalui panitia Masjid Babusalam.
Branch Manager BSI Jagong, Nur Rahman, menyampaikan bahwa program santunan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak yatim, khususnya menjelang Lebaran.
“Harapan kami, bantuan ini dapat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan anak-anak menjelang Idul Fitri. Program ini merupakan kegiatan yang baru pertama kali kami lakukan, dan ke depan akan kami upayakan menjadi agenda rutin setiap tahun,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen BSI yang berkolaborasi dengan BSI Maslahat dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Program santunan ini merupakan bagian dari penyaluran 5.000 bantuan bagi anak yatim yang dilaksanakan BSI secara nasional. Selain memberikan dukungan finansial, kegiatan ini juga diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan serta memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Berdasarkan pantauan di lapangan, penyaluran bantuan berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Para penerima manfaat mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menuntut dukungan berbagai pihak.
BSI juga menegaskan bahwa proses penyaluran dilakukan berdasarkan data yang telah diverifikasi bersama pemerintah desa dan lembaga terkait. Langkah ini diambil untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam distribusi bantuan.
Kegiatan sosial ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim. Melalui program ini, BSI menegaskan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat. ( Ril ).










