Aceh Tamiang – Satupena.co.id:
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, bersama Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, menghadiri kegiatan buka puasa bersama masyarakat Kampung Landuh di Masjid An-Nur, Minggu (15/03/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan turut dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Dalam kesempatan itu, Syuibun Anwar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BNPP RI atas dukungan dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Aceh Tamiang, khususnya dalam membantu proses pembersihan wilayah Kampung Landuh yang terdampak banjir.
“Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada BNPP RI beserta rombongan yang telah membantu masyarakat, khususnya dalam membersihkan wilayah Kampung Landuh yang terdampak banjir,” ujar Syuibun Anwar.
Sementara itu, Sekretaris BNPP RI Komjen Pol. Makhruzi Rahman menjelaskan bahwa kehadirannya di Aceh merupakan penugasan langsung dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Kepala BNPP RI untuk mempercepat proses pemulihan wilayah yang terdampak banjir bandang di Provinsi Aceh.
“Saya diutus langsung oleh Menteri Dalam Negeri selaku Kepala BNPP RI untuk mengakselerasi pemulihan wilayah terdampak banjir di Aceh. Kami mengerahkan alat berat berupa ekskavator dan dump truck untuk membersihkan material lumpur yang menutup akses jalan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, upaya pembersihan difokuskan di tiga kabupaten yang terdampak banjir, yakni Pidie Jaya, Bireuen, dan Aceh Tamiang. Khusus di Kabupaten Aceh Tamiang, kegiatan pembersihan saat ini dipusatkan di Kampung Landuh dengan target penyelesaian selama 14 hari.
“Kami berharap sebelum Hari Raya Idulfitri sebagian besar lumpur dan sampah sudah dapat dibersihkan sehingga mobilitas masyarakat kembali normal. Setelah itu, pembersihan akan dilanjutkan ke desa-desa lain yang juga terdampak,” tambahnya.
Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus bentuk dukungan nyata dalam mempercepat pemulihan wilayah yang terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu.
Acara ditutup dengan penyerahan dukungan alat berat untuk membantu proses pembersihan, pemberian santunan kepada anak yatim piatu, serta sesi foto bersama antara pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
(D.Yogi.S)










