BeritaPemerintahSUMATERA UTARA

Musrenbang Laguboti dan Sigumpar Hasilkan 194 Usulan untuk RKPD Toba 2027

×

Musrenbang Laguboti dan Sigumpar Hasilkan 194 Usulan untuk RKPD Toba 2027

Sebarkan artikel ini

Toba- Satupena.co.id:  Pemerintah Kabupaten Toba mulai menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2027 di tingkat kecamatan. Pada Rabu (25/2/2026), Musrenbang dilaksanakan di dua wilayah, yakni Kecamatan Laguboti dan Kecamatan Sigumpar.

Dari hasil penjaringan aspirasi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan, kedua kecamatan tersebut menghasilkan total 194 usulan program dan kegiatan untuk tahun anggaran 2027.

Di Kecamatan Laguboti, tercatat sebanyak 121 usulan yang diajukan. Rinciannya, tiga usulan ditujukan kepada Dinas Kesehatan, tiga usulan ke Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, satu usulan ke Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian, 61 usulan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, dua usulan ke Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, 45 usulan ke Dinas Pertanian, serta enam usulan ke Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Baca juga Artikel ini :  Buka Bimtek Fungsi Kehumasan, Wakapolda Aceh: Ini Ruang Belajar dan Evaluasi

Sementara itu, Kecamatan Sigumpar menyampaikan 73 usulan. Dari jumlah tersebut, satu usulan dialamatkan ke Dinas Kesehatan, empat ke Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian, 21 ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, tiga ke Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, 41 ke Dinas Pertanian, serta tiga ke Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Baca juga Artikel ini :  Babinsa Koramil 09/Ketol Lakukan Komsos Dengan Aparatur Desa Rejewali

Wakil Bupati Toba, , yang hadir dalam Musrenbang tersebut menegaskan bahwa tidak seluruh usulan dapat langsung direalisasikan pada 2027. Menurut dia, sistem perencanaan pembangunan daerah tidak hanya bersumber dari aspirasi masyarakat melalui Musrenbang, tetapi juga dari hasil reses anggota DPRD serta kebijakan pemerintah daerah maupun pusat.

“Jangan langsung berpikir ini akan direalisasikan 100 persen. Kita akan melihat mana yang paling prioritas, karena pintu masuk perencanaan pembangunan juga bisa berasal dari DPRD maupun kebijakan pemerintah,” ujar Audi di hadapan para delegasi desa.

Ia menekankan pentingnya penentuan skala prioritas dan optimalisasi potensi daerah guna mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, harus mampu membaca peluang dan memaksimalkan sumber daya yang ada di setiap desa dan kecamatan.

Baca juga Artikel ini :  Resmi Dilaporkan Ke Polda Sumut Akun Facebook Milik Asmar Benny Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

“Kita lakukan optimalisasi daerah. Apa yang ada di desa masing-masing dan di kecamatan masing-masing, mari kita optimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Toba Paber Napitupulu, staf ahli, para asisten, pimpinan dan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forkopimda, kepala desa dan perangkat desa, kepala sekolah, serta delegasi dari masing-masing desa. ( M. Siboro. C. ILJ )