Bener Meriah – Satupena.co.id; Mahasiswa Lemdiklat Polri Angkatan 83/Wira Parama Satwika (WPS) turun langsung ke lokasi terdampak bencana di Kampung Sejahtera dan Kampung Uning Mas, Kabupaten Bener Meriah, Minggu (22/2/2026). Mereka menyalurkan bantuan sosial sekaligus menggelar kegiatan trauma healing bagi warga.
Kegiatan tersebut disambut hangat masyarakat setempat. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako, selimut, hingga sajadah untuk membantu kebutuhan dasar warga, terutama dalam menyambut bulan Ramadan.
Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto mengatakan kehadiran para mahasiswa menjadi bentuk kepedulian dan pengabdian Polri terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam.
“Ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi wujud empati dan kebersamaan. Kami ingin memastikan masyarakat merasa didampingi dan diperhatikan,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada bantuan materi, para mahasiswa juga menggelar trauma healing bagi anak-anak terdampak. Kegiatan diisi dengan permainan edukatif, bernyanyi bersama, serta kuis interaktif yang mengundang tawa dan semangat.
Anak-anak yang sebelumnya terlihat murung perlahan mulai ceria. Mereka juga menerima bantuan perlengkapan sekolah sebagai dukungan agar tetap semangat belajar di tengah situasi sulit.
Menurut Aris, pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam setiap kegiatan pengabdian. Kehadiran mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83/WPS diharapkan mampu memulihkan semangat warga dan membantu mereka bangkit lebih kuat.
“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat, terutama saat menghadapi cobaan,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, warga Kampung Sejahtera dan Kampung Uning Mas diharapkan dapat kembali menata kehidupan, sementara anak-anak dapat melanjutkan pendidikan dengan optimisme baru.








