Aceh Tengah –satupena.co.id
Mahasiswa STIK Angkatan 83 dari PTIK Lemdiklat Polri menyalurkan bantuan logistik dari Kapolri ke sejumlah posko pengungsian serta menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak terdampak bencana alam di Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (21/2/2026) sore.
Bantuan logistik Kapolri tersebut disalurkan langsung oleh para mahasiswa di Posko Pengungsian Masjid Al Abrar, Kecamatan Kebayakan, serta ke empat posko di Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah.
Usai penyaluran bantuan, para Mahasiswa STIK Angkatan 83 melanjutkan kegiatan dengan menghadirkan keceriaan bagi anak-anak terdampak melalui kegiatan trauma healing di Desa Kuteni Reje, Dusun Bhayangkara, Kecamatan Lut Tawar.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berinteraksi langsung dengan anak-anak, mengajak bermain, memberikan motivasi, serta menyalurkan tali asih berupa snack untuk berbuka puasa.
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu warga yang terdampak bencana, terlebih di bulan suci Ramadhan.
“Kami berharap bantuan logistik dari Bapak Kapolri dapat bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh Tengah. Kehadiran mahasiswa STIK yang turun langsung ke masyarakat diharapkan benar-benar dirasakan sebagai bentuk kepedulian dan bahwa Polri hadir membawa harapan,” ujar Kapolres.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian Masyarakat (Dianmas) Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 sebagai implementasi kurikulum pendidikan yang menekankan penguatan kepemimpinan, kepekaan sosial, serta kemampuan manajerial di lapangan.
Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, para mahasiswa diharapkan mampu memahami karakteristik sosial serta kearifan lokal di wilayah hukum Polres Aceh Tengah, sehingga pengalaman tersebut dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas Kepolisian ke depan lebih humanis.







