AcehACEH TAMIANGBeritaTNI Polri

Koramil 07/Kejuruan Muda dan Satgas Gulbencal Rehabilitasi SDN Sungai Liput, Proses Belajar Kembali Normal

×

Koramil 07/Kejuruan Muda dan Satgas Gulbencal Rehabilitasi SDN Sungai Liput, Proses Belajar Kembali Normal

Sebarkan artikel ini

Aceh TamiangSatupena.co.id: Personel bersama Satgas Gulbencal Aceh Tamiang bekerja keras melakukan rehabilitasi SD Negeri Sungai Liput/Impres, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (21/2/2026). Upaya tersebut dilakukan agar proses belajar mengajar di sekolah itu dapat kembali berjalan normal pascabencana.

Rehabilitasi dilakukan secara menyeluruh pada sejumlah fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan. Personel TNI bersama tim Satgas melaksanakan perbaikan plafon, pengecatan dinding bagian dalam dan luar, perbaikan meja dan kursi, renovasi kamar mandi, perbaikan atap, gapura sekolah, mushola, pintu dan jendela, hingga pemasangan paving blok di halaman sekolah.

Kegiatan tersebut difokuskan untuk memastikan lingkungan sekolah kembali aman, bersih, dan nyaman sehingga para siswa dapat mengikuti pembelajaran tanpa hambatan.

Baca juga Artikel ini :  Babinsa Koramil 09/Ketol Ajak Warga Gotong Royong di Desa Kute Gelime

Salah seorang anggota Koramil mengatakan, keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya sekolah yang terdampak bencana.

Baca juga Artikel ini :  Babinsa Koramil 05/Linge Dampingi Pembagian Bantuan Pangan di Kecamatan Linge

“Kami berupaya hadir membantu memperbaiki fasilitas umum, terutama sekolah. Ini menyangkut masa depan anak-anak kita. Harapannya, dengan kerja sama ini proses belajar mengajar bisa segera kembali normal,” ujarnya.

Baca juga Artikel ini :  Serda Zeki Nopiansyah Membantu Petani Dalam Perawatan Tanaman Jagung

Kegiatan rehabilitasi ini menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana. TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memastikan fasilitas publik, terutama sarana pendidikan, dapat kembali difungsikan secara optimal. ( D. Yogi. S ).