AcehBENER MERIAHBerita

Dua Sapi Bantuan Presiden Disalurkan di Kampung Pancar Jelobok, 260 KK Sambut Meugang di Tengah Pemulihan Pascabencana

×

Dua Sapi Bantuan Presiden Disalurkan di Kampung Pancar Jelobok, 260 KK Sambut Meugang di Tengah Pemulihan Pascabencana

Sebarkan artikel ini

Bener Meriah, – Satupena.co.od:  Aparatur Kampung Pancar Jelobok, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, menyalurkan dua ekor sapi bantuan Presiden kepada 260 kepala keluarga (KK), menjelang tradisi Meugang dan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang mengalokasikan dana sebesar Rp72,75 miliar untuk pengadaan sapi di seluruh Aceh. Program ini ditujukan untuk mendukung pelaksanaan tradisi Meugang—pembagian dan konsumsi daging sehari sebelum Ramadan—khususnya di wilayah terdampak bencana.

Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, , sebelumnya melaporkan bahwa bantuan tersebut disalurkan ke 19 kabupaten/kota di Aceh, termasuk wilayah yang mengalami bencana seperti Kabupaten Simeulue.

Baca juga Artikel ini :  Rutan Bener Meriah Gelar Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturahmi dan Motivasi Warga Binaan

“Kami laporkan juga Bapak Presiden memberikan bantuan sebanyak Rp72 miliar 750 juta untuk pembelian sapi, pembagian daging di 18 kabupaten/kota di Aceh, ditambah Simeulue karena Simeulue kemarin ada gempa,” ujar Tito dalam rapat koordinasi bersama Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Ia menambahkan, proses pembelian sapi telah dilakukan dan pemerintah menerbitkan Surat Edaran agar pembagian daging dilaksanakan serentak sehari sebelum Ramadan. “Intinya adalah 3.042 desa, warganya harus mendapatkan bagian daging sapi,” kata Tito.

Baca juga Artikel ini :  Kapolres Aceh Tengah Jadi Irup Upacara Hut Bhayangkara Ke-78 Di Lapangan Setdakab Setempat

Di Kampung Pancar Jelobok, distribusi dua ekor sapi dilakukan secara gotong royong oleh aparatur desa bersama masyarakat. Daging kemudian dibagikan merata kepada 260 KK yang terdata sebagai penerima manfaat.

Aida Putra, salah satu aparatur Kampung Pancar Jelobok, mengatakan bantuan tersebut telah diterima dan langsung disalurkan kepada warga. Ia menilai program ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam suasana pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang sebelumnya melanda wilayah tersebut.

“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami untuk menyambut tradisi Meugang dan Ramadan. Kami mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden atas perhatian dan dukungannya bagi masyarakat Aceh,” ujar Aida.

Baca juga Artikel ini :  Kebakaran Tiga Unit Rumah di Kampung Teritit Kecamatan Wih Pesam Polisi Bantu Proses Pemadaman 

Ia berharap pemerintah terus mempercepat penanganan pascabencana agar kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di kampung tersebut dapat kembali pulih sepenuhnya.

Tradisi Meugang di Aceh menjadi momentum penting menjelang Ramadan, di mana masyarakat membeli dan mengonsumsi daging sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur. Di tengah proses rehabilitasi pascabencana, bantuan sapi dari pemerintah pusat menjadi suntikan dukungan sosial bagi desa-desa terdampak, termasuk Kampung Pancar Jelobok di pedalaman Bener Meriah. ( Juansyah )