AcehACEH UTARABerita

Sapi Bantuan Presiden Segera Disalurkan, Pemulihan Infrastruktur Aceh Utara Dikebut Capai 80%

×

Sapi Bantuan Presiden Segera Disalurkan, Pemulihan Infrastruktur Aceh Utara Dikebut Capai 80%

Sebarkan artikel ini

Aceh Utara –Satupena.co.id:  Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memprioritaskan pemulihan infrastruktur pascabanjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut sejak 26 November 2025. Sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan, mulai dari jembatan, jalan penghubung antar-gampong, hingga jaringan irigasi pertanian.

Bupati Aceh Utara, yang akrab disapa Ayahwa, menyebut progres perbaikan jembatan yang sempat terputus kini telah mencapai 80 persen.

“Jembatan yang putus sedang diperbaiki. Progresnya sudah 80 persen,” kata Ayahwa dalam jumpa pers evaluasi pemulihan, Senin (16/2/2026).

Baca juga Artikel ini :  Mahasiswa Pemikiran Politik Islam UINSU Laksanakan Magang di Kantor DPRD Sumatera Utara

Selain perbaikan jembatan, penanganan akses jalan dan saluran irigasi juga terus berjalan. Pemerintah daerah turut memasukkan normalisasi sungai dalam agenda mitigasi untuk menekan risiko banjir susulan. Fokus utama diarahkan pada infrastruktur dasar yang berdampak langsung terhadap mobilitas warga dan aktivitas ekonomi.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Utara, Jamaludin, menambahkan bantuan sapi dari Presiden untuk kebutuhan meugang Ramadan segera disalurkan.

Baca juga Artikel ini :  TNI Peduli: Pangdam Iskandar Muda Salur Bantuan Keramik Untuk Meunasah

“Bantuan sapi dari Bapak Presiden sudah dialokasikan dan saat ini dalam tahap finalisasi teknis penyaluran. Pemerintah daerah memastikan distribusi dilakukan secepatnya dan tepat sasaran melalui mekanisme swakelola di masing-masing gampong,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan senilai Rp19,5 miliar tersebut akan menjangkau 852 gampong di Aceh Utara. Pemkab memastikan proses pendistribusian dikawal secara transparan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya menjelang Ramadan.

Meski bantuan sosial tetap berjalan, Ayahwa menegaskan prioritas utama saat ini adalah memastikan infrastruktur vital kembali berfungsi normal.

Baca juga Artikel ini :  Sat Samapta Polres Aceh Tamiang Amankan Pasar Murah di Seruway Jelang Hari Besar Keagamaan

“Kami ingin akses masyarakat pulih dan roda ekonomi kembali bergerak,” tegasnya.

Sebelumnya, banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Aceh Utara menyebabkan kerusakan fasilitas umum dan lahan pertanian warga. Pemerintah daerah menyatakan pemantauan dan evaluasi terus dilakukan hingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi dinyatakan tuntas, seiring percepatan distribusi bantuan sosial dan pemulihan infrastruktur dasar. ( Zal )