Bener Meriah –Satupena.co.id: Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menyerahkan bantuan perbaikan rumah kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi, Jumat (13/2/2026). Penyerahan dilakukan di Aula Pendopo Bupati dan menyasar rumah dengan kategori Rusak Ringan (RR), Rusak Sedang (RS), hingga Rusak Berat (RB).
Program ini merupakan bagian dari langkah percepatan pemulihan pascabencana yang dikomandoi pemerintah pusat. Kegiatan tersebut terhubung secara virtual dengan agenda nasional yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) dari Kabupaten Tapanuli Utara serta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dari Kabupaten Aceh Tamiang.
Dalam sambutannya secara daring, Bupati Tapanuli Utara menegaskan bahwa bantuan perbaikan rumah bukan sekadar pembangunan fisik. Ia menyebut rumah sebagai kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan keberlangsungan hidup masyarakat.
“Rumah adalah kebutuhan mendasar. Bantuan ini bukan hanya membangun kembali bangunan, tetapi juga membangun ulang kehidupan masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Menko PMK turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendataan hingga penyaluran bantuan. Ia menekankan pentingnya akurasi data agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Rincian Bantuan
Bantuan tersebut merujuk pada Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 300.2.8-168 Tahun 2026, dengan besaran sebagai berikut:
- Rusak Ringan (RR): Rp15.000.000
- Rusak Sedang (RS): Rp30.000.000
- Rusak Berat (RB): Rp60.000.000
Adapun penerima bantuan di Kabupaten Bener Meriah tersebar di 10 kecamatan, dengan rincian:
- Kecamatan Bukit: 12 RR, 3 RS
- Kecamatan Wih Pesam: 10 RR, 8 RS
- Kecamatan Bandar: 1 RR, 1 RS
- Kecamatan Mesidah: 20 RR, 13 RS
- Kecamatan Syiah Utama: 0 RR, 3 RS
- Kecamatan Bener Kelipah: 2 RR, 2 RS
- Kecamatan Permata: 12 RR, 21 RS
- Kecamatan Timang Gajah: 49 RR, 21 RS
- Kecamatan Gajah Putih: 2 RR, 0 RS
- Kecamatan Pintu Rime Gayo: 7 RR, 7 RS
Pemkab Bener Meriah menyatakan penyaluran bantuan ini telah melalui tahapan panjang dan terbuka, mulai dari pendataan awal, verifikasi dan validasi lapangan, uji publik, hingga penyepadanan data untuk mencegah duplikasi penerima.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bener Meriah, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta para reje atau kepala desa. Sejumlah warga penerima manfaat tampak hadir langsung dan mengikuti prosesi penyerahan dengan antusias.
Pemerintah daerah berharap bantuan ini dapat mempercepat proses pemulihan hunian warga sekaligus memulihkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana.












