Aceh Tamiang –Satupena.co.id: Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH, menghadiri peresmian Program Integrasi Respons yang digagas (IDI) di halaman GOR Aceh Tamiang, Selasa (11/2/2026). Program ini mencakup peluncuran Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA), fasilitasi WASH (sarana air bersih dan sanitasi), serta pendampingan pelayanan kesehatan (yankes) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi.
Dalam sambutannya, Armia Pahmi menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata IDI dalam misi kemanusiaan dan penguatan layanan kesehatan pascabanjir di wilayah tersebut.
“Penanganan pascabencana tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan pendekatan yang komprehensif, terintegrasi, dan responsif. Program ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang cepat dan terpadu,” ujar Armia.
Menurutnya, program tersebut dirancang untuk mengintegrasikan tim kesehatan dari puskesmas dan rumah sakit bersama BPBD, Dinas Sosial, serta aparat kampung dan kecamatan agar bergerak secara koordinatif dalam pemulihan kesehatan warga. Selain fokus pada layanan medis, program ini juga menitikberatkan pada pemberian asupan gizi bagi bayi dan anak serta penyediaan air bersih guna mencegah potensi wabah penyakit.
Armia turut menyampaikan terima kasih kepada relawan, tenaga medis, pihak swasta, dan seluruh anggota IDI yang terlibat.
“Semangat gotong royong adalah kekuatan terbesar kita dalam menghadapi musibah. Semoga upaya ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Aceh Tamiang,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum IDI, dr. dr. Slamet Budiarto, SH, MH.Kes, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pemulihan daerah terdampak banjir.
“Kami berterima kasih kepada Bupati Aceh Tamiang, para mitra, donatur, serta anggota IDI di seluruh Indonesia. Program ini merupakan respons konkret IDI terhadap bencana banjir melalui pelayanan kesehatan, pemberian PMBA, fasilitasi WASH di sejumlah titik, serta pendampingan yankes. Harapannya, Aceh Tamiang bisa pulih lebih cepat dan masyarakat tetap sehat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan bantuan berupa satu unit ambulans, dua unit sepeda motor operasional, paket PMBA, serta bantuan beras kepada perwakilan masyarakat. Acara juga dihadiri unsur Forkopimda yang diwakili Kapolres dan Dandim, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Aceh Tamiang, Ketua MPU, jajaran tenaga medis, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya. ( D. Yogi. S ).












