Bener Meriah- Satupena.co.id: Komitmen terhadap profesionalisme jurnalistik ditunjukkan Rahmat Ramadhan, wartawan asal Kabupaten Bener Meriah, Aceh, yang dinyatakan kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2025.
Rahmat mengikuti UKW yang digelar pada 19–20 Desember 2025 di Pekanbaru. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pro Jurnalismedia Siber (PJS) bekerja sama dengan Lembaga UKW Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta yang telah terverifikasi Dewan Pers.
Ia tercatat sebagai satu-satunya peserta dari Kabupaten Bener Meriah. Keikutsertaannya mengikuti UKW berlangsung di tengah situasi sulit, ketika daerah asalnya dilanda banjir bandang dan tanah longsor.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak menghalangi langkahnya untuk tetap berangkat dan mengikuti seluruh tahapan uji kompetensi. Dalam UKW, peserta diuji mulai dari pemahaman Kode Etik Jurnalistik, teknik peliputan, kemampuan menulis berita, hingga praktik penyusunan karya jurnalistik sesuai standar kompetensi Dewan Pers.
Hasil resmi UKW diumumkan pada 12 Februari 2026 melalui situs Dewan Pers dan pemberitahuan surat elektronik kepada para peserta. Rahmat dinyatakan lulus dengan predikat kompeten.
“Alhamdulillah, pengumuman saya terima pada 12 Februari 2026 melalui email yang merujuk pada hasil resmi di situs Dewan Pers. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri setelah melalui proses yang penuh tantangan,” ujar Rahmat saat dikonfirmasi, Rabu (12/2).
Rahmat mengatakan, mengikuti UKW di tengah kondisi bencana merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai jurnalis untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Menurutnya, dalam situasi darurat sekalipun, wartawan harus tetap menjunjung tinggi kode etik serta menyajikan informasi yang akurat dan berimbang kepada publik.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi insan pers di Bener Meriah dan Aceh secara umum untuk terus meningkatkan kompetensi dan menjaga marwah profesi jurnalistik.
Perjalanan dari Bener Meriah menuju Pekanbaru di tengah situasi bencana, menurutnya, menjadi pengalaman yang tidak terlupakan sekaligus bukti bahwa dedikasi terhadap profesi dapat mengantarkan pada hasil yang membanggakan.












