Aceh Utara –Satupena.co.id: Suasana SMA Negeri 1 Meurah Mulia, Aceh Utara, tampak semarak sejak Rabu (11/2/2026). Tawa, sorak dukungan, hingga yel-yel peserta menggema di lingkungan sekolah saat Festival Pendidikan (FESTPENDIK) bertajuk “Aneuk Meutuah” resmi digelar.
Kegiatan ini diikuti pelajar tingkat SMP/MTs se-Kecamatan Meurah Mulia dan wilayah sekitar. Beragam perlombaan disuguhkan, mulai dari Tahfiz Al-Qur’an, pidato, baca puisi, tarik tambang matematika, hingga futsal yang menguji kekompakan dan sportivitas tim.
Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan digelar tanpa pungutan biaya. Pihak sekolah menegaskan festival ini sepenuhnya gratis sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan minat dan bakat pelajar.
Wakil Kepala SMA Negeri 1 Meurah Mulia, Maulianti, S.E., mengatakan FESTPENDIK menjadi wadah ekspresi sekaligus ajang silaturahmi antarsekolah.
“Kami ingin memberi ruang bagi siswa-siswi SMP untuk menampilkan potensi terbaik mereka, sekaligus membangun kebersamaan dan semangat berprestasi sejak dini,” ujar Maulianti di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, festival ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan lingkungan dan atmosfer belajar di SMA Negeri 1 Meurah Mulia kepada calon peserta didik baru, khususnya dari Meurah Mulia, Nibong, Samudera, hingga Syamtalira Bayu.
“Harapannya, adik-adik SMP dapat melanjutkan pendidikan di sini dan bersama-sama meraih prestasi,” katanya.
Sebanyak 102 peserta ambil bagian dalam FESTPENDIK “Aneuk Meutuah”. Mereka berasal dari SMP Negeri 1, 2, dan 3 Meurah Mulia, SMP Negeri 1 Nibong, MTsN 4 Aceh Utara, SMP Darul Madrasah Meurah Mulia, serta MTs Al-Mustakfiriyah Meurah Mulia.
Pendaftaran dibuka hingga 10 Februari 2026, sementara perlombaan berlangsung selama empat hari, 11–14 Februari 2026. Selain memperebutkan trofi juara 1, 2, dan 3 serta sertifikat, panitia juga menyiapkan souvenir dan hadiah hiburan sebagai bentuk apresiasi bagi seluruh peserta.
Melalui FESTPENDIK “Aneuk Meutuah”, SMA Negeri 1 Meurah Mulia berharap mampu mencetak generasi muda yang unggul, berprestasi, dan berkarakter, sejalan dengan semangat Merdeka Belajar yang menempatkan potensi siswa sebagai pusat pengembangan pendidikan. (ZAL)












