Aceh Tengah, Satupena.co.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali melaksanakan kegiatan penyaluran rutin di Kecamatan Jagong Jeget pada hari ini, Senin (9/2/26).
Selain fokus pada pemenuhan gizi, program ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat karena dinilai menjadi motor penggerak ekonomi lokal melalui skema pemberdayaan petani dan peternak.
Berbeda dengan pengadaan logistik konvensional, dapur MBG Jagong Jeget menerapkan sistem kerja sama langsung dengan warga sekitar. Seluruh bahan baku utama, mulai dari sayur-mayur hingga kebutuhan protein seperti daging, dibeli langsung dari para petani dan peternak di wilayah Kecamatan Jagong Jeget.
Hal ini memberikan dampak instan bagi kesejahteraan ekonomi warga, di mana para petani kini memiliki pangsa pasar tetap dengan harga yang adil.
Kepala Dapur MBG Jagong Jeget, Bapak Ulil Azmi, menegaskan bahwa misi program ini tidak hanya berhenti pada pembagian makanan, tetapi juga pada perluasan lapangan kerja.
”Kami terus berupaya untuk bisa membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi warga sekitar, terutama masyarakat lokal. Fokus kami adalah bagaimana program ini bisa meringankan beban masyarakat sekaligus menghidupkan ekosistem ekonomi di Jagong Jeget melalui kerja sama yang erat dengan petani dan peternak,” ujar Ulil Azmi.
Kegiatan penyaluran hari ini berjalan lancar dengan sambutan hangat dari warga. Masyarakat mengakui bahwa kehadiran MBG sangat membantu meringankan pengeluaran rumah tangga, sembari di saat yang sama memberikan rasa aman bagi para produsen pangan lokal (petani/peternak) dalam mendistribusikan hasil bumi mereka.
Dengan keberlanjutan program ini, diharapkan angka kecukupan gizi di Jagong Jeget meningkat secara signifikan seiring dengan penguatan ekonomi kerakyatan yang mandiri. (Suprianto)












