Aceh Tamiang–Satupena.co.id: –
Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, S.Sos, M.M., ikuti Apel Pelepasan Tim Satuan Tugas Kementerian Dalam Negeri dalam rangka percepatan aktivasi pemerintahan dan pelayanan publik pascabencana di Provinsi Aceh Yang di Pimpin Langsung oleh Mendagri Tito Karnavian. Selasa (03/02/26)
Berlangsung di komplek pemerintahan, apel tersebut diikuti 861 praja IPDN, 273 ASN Kementrian Dalan Negeri dan ASN di Lingkungan Pemkab Aceh Tamiang.
Bupati mengapresiasi kinerja para praja IPDN dan ASN Kemendagri dalam proses pemulihan kantor-kantor pemerintahan, termasuk pembersihan, penataan arsip, serta pengaktifan kembali layanan publik di wilayah terdampak bencana.
Mendagri Tito menyebutkan, tujuan diturunkannya satgas pemulihan di wilayah pemerintahan sebagai langkah membangkitkan pusat pengambilan strategi bijak dalam proses pemulihan pasca bencana.
“Aceh Tamiang adalah satu-satunya Kabupaten yang pusat pemerintahannya lumpuh. Pemerintah harus hidup, untuk mengambil kebijakan. Inilah alasan kami mengambil kebijakan untuk mengirimkan bantuan fisik yang memiliki kemampuan dibidang pemerintahan,” ujar Tito saat memimpin apel.
Ia pun menilai perkembangan yang sangat baik untuk pusat pemerintahan Aceh Tamiang. Ia berharap para ASN dapat kembali bekerja dengan maksimal terutama dalam melayani masyarakat.
Tito menegaskan, berbagai Kementerian terkait sudah ia tugaskan untuk menjalankan tugas masing-masing sesuai tupoksi.
“Kekuatan Nasional kita kerahkan. Ini bentuk keseriusan dan kehadiran negara ditengah bencana,” ucapnya tegas.
Selain itu, Tito juga menjelaskan indikator pulihnya suatu daerah, diantaranya berjalannya pusat pemerintahan, terbukanya akses jalan, fasilitas kesehatan, pendidikan dan rumah ibadah, adanya jaringan komunikasi, berjalannya suplay BBM dan LPG serta terlaksananya normalisasi sungai yang saat ini sudah dalah tahap pengerjaan.
Pelaksanaan tugas gelombang I sudah berlangsung sejak 3 Januari dan berakhir di 3 Februari 2026. Selama bertugas, para satgas sudah menjalankan pembersihan area perkantoran seluas 42 Hektar dengan 26 gedung perkantoran dan 12 gedung diluar perkantoran dengan dukungan alat yang cukup.
Turut mengikuti apel, Wamendagri Bima Arya, Wamendagri Wiyagus, Wagub Aceh Fadhullah, Dirjen Adwil Kemendagri Safrizal.
(D.Yogi.S).












