Scroll untuk baca artikel
AcehBENER MERIAHBerita

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Bener Meriah, Warga Sempat Panik dan Berhamburan ke Luar Rumah

148
×

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Bener Meriah, Warga Sempat Panik dan Berhamburan ke Luar Rumah

Sebarkan artikel ini

Bener Meriah, Satupena.co.id- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Selasa malam (30/12/2025) sekitar pukul 20.43 WIB. Getaran gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah kecamatan, sehingga membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada pada koordinat 4,73 Lintang Utara dan 96,80 Bujur Timur, atau sekitar 7 kilometer barat Kabupaten Bener Meriah, dengan kedalaman 7 kilometer.

BMKG menjelaskan, gempa tersebut merupakan gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar lokal di wilayah Aceh bagian tengah. Getaran berlangsung selama beberapa detik dan dirasakan cukup signifikan oleh masyarakat.

Baca juga Artikel ini :  Babinsa Linge Imbau Pedagang Bakso Jaga Kebersihan dan Kualitas Makanan

“Sempat terasa guncangan kuat, barang-barang di rumah bergetar. Warga langsung keluar rumah untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan,” ujar seorang warga Kecamatan Wih Pesam.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta terus memantau informasi resmi dari BMKG.

Baca juga Artikel ini :  Ketua PNBN Sebut Statemen Berpotensi Menimbulkan Kegaduhan Merupakan “Kejahatan Komunikasi”

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah menjelaskan bahwa gempa yang terjadi tercatat sebanyak empat kali, masing-masing berkekuatan magnitudo 4,5; 2,9; 2,9; dan 3,9. Seluruhnya merupakan gempa tektonik, bukan gempa vulkanik, meskipun terjadi di sekitar kawasan Gunung Api Burni Telong.

“Berdasarkan hasil pemantauan, hingga saat ini tidak terdapat pengaruh langsung terhadap aktivitas Gunung Api Burni Telong. Informasi yang menyebutkan munculnya asap dipastikan tidak benar atau hoaks,” demikian keterangan pemantau gunung api Burni Telong.

Baca juga Artikel ini :  Polres Pidie Turunkan Tim Gabungan Dalam Pencarian Santriwati Hilang di Sungai

Melalui Akun Facebook
BPBD Bener Meriah juga menegaskan bahwa status Gunung Api Burni Telong masih berada pada Level II (Waspada). Pemerintah Kabupaten Bener Meriah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.