AcehBENER MERIAHBeritaPeristiwaTNI Polri

Minibus L300 Terjun ke Kebun Sawit di Pintu Rime Gayo, Diduga Akibat Stir Lepas

×

Minibus L300 Terjun ke Kebun Sawit di Pintu Rime Gayo, Diduga Akibat Stir Lepas

Sebarkan artikel ini

Bener Meriah, Satupena.co.id- Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di jalur rawan Bireuen–Takengon. Sebuah mobil Mitsubishi L300 minibus penumpang dilaporkan terjun ke kebun sawit milik warga di Kampung Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Senin (29/12/2025) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di tanjakan Km 40 Jalan Nasional Bireuen–Takengon. Mobil L300 dengan nomor polisi BL 1982 AL yang melaju dari arah Bireuen menuju Aceh Tengah tiba-tiba hilang kendali saat melintasi tanjakan.

Kapolsek Pintu Rime Gayo, AKP Suci, SH, menjelaskan bahwa kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh kerusakan pada sistem kemudi kendaraan.

Baca juga Artikel ini :  Kapolsek Muara Dua Hadiri Peresmian Dayah Bustanu Madinatid Din

“Berdasarkan keterangan awal di lapangan, terod stir mobil diduga lepas sehingga kendaraan kehilangan kendali dan menarik ke sisi kanan jalan. Akibatnya, mobil keluar badan jalan dan masuk ke kebun sawit warga dengan kedalaman sekitar 20 meter,” ujar AKP Suci.

Baca juga Artikel ini :  Bersama Kepala Desa dan Aparatur Lainnya, Serda Sukurdi Babinsa Koramil 09 Ketol Tinjau Pembanguan Penampung Air Desa Pantan Penyu

Di dalam kendaraan terdapat sopir, kernet, dan satu orang penumpang. Ketiganya mengalami trauma akibat kejadian tersebut, namun tidak terdapat korban meninggal dunia maupun luka berat.

Identitas korban yakni Ihsanul Ahwal (20), mahasiswa asal Kampung Ujung Gele, Kecamatan Bukit, selaku sopir; Hafizul Furqan (19), mahasiswa, sebagai kernet; serta Syukran Aldiansyah Putra (30), wiraswasta asal Banda Aceh, sebagai penumpang.

Baca juga Artikel ini :  Inspektorat Aceh Tengah Dinilai Lalai, Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Desa Karang Bayur Tak Kunjung Dilimpahkan ke APH

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian, melakukan evakuasi korban, mengamankan kendaraan, serta mengumpulkan bahan keterangan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Kerugian materil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bagi pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, terutama saat melintasi jalur tanjakan dan turunan di kawasan pegunungan yang rawan kecelakaan.

 

Reporter: Juansyah.