AcehBENER MERIAHBerita

Menembus Bencana Demi Profesionalisme, Wartawan Bener Meriah Tempuh Perjalanan Panjang Ikuti UKW

181
×

Menembus Bencana Demi Profesionalisme, Wartawan Bener Meriah Tempuh Perjalanan Panjang Ikuti UKW

Sebarkan artikel ini
Poto: Rahmat Ramadan Bersama anggota DPRD provinsi Pekanbaru

Bener Meriah,Satupena.co.id- Tekad kuat untuk menjadi wartawan yang kompeten dan profesional mendorong Rahmat Ramadhan, seorang jurnalis asal Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, menempuh perjalanan panjang dan penuh tantangan di tengah bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda daerahnya.
Keputusan Rahmat mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bukanlah hal mudah.

Saat kampung halamannya dilanda bencana dan keluarganya berada dalam kondisi sulit, ia harus meninggalkan anak dan istrinya demi meningkatkan kapasitas diri sebagai wartawan.

Dukungan penuh dari sang istri menjadi sumber kekuatan utama dalam mengambil keputusan tersebut.
“Saya sangat bersyukur memiliki istri yang selalu memberikan dukungan dan semangat untuk mengikuti UKW, meskipun kondisi daerah kami sedang dilanda bencana,” ujar Rahmat.

Baca juga Artikel ini :  Ratusan Pengurus KPA-PA Aceh Timur Dampingi H. Sulaiman Tole Mendaftar sebagai Bacalon Bupati Aceh Timur ke DPP Partai Aceh.

Pendaftaran UKW sebenarnya telah dilakukan jauh sebelum musibah terjadi. Namun banjir bandang dan tanah longsor menyebabkan akses jalan darat dari Kabupaten Bener Meriah terputus total. Kondisi tersebut sempat membuat Rahmat ragu, bahkan merasa tak berdaya, karena tidak mengetahui bagaimana cara keluar dari daerahnya untuk mengikuti UKW yang dijadwalkan berlangsung pada 19–21 Desember 2025 di Pekanbaru.

Harapan mulai muncul ketika Rahmat memperoleh informasi adanya penerbangan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang melayani pengangkutan penumpang dari wilayah terdampak bencana. Tanpa ragu, ia mendaftarkan diri lebih awal pada 10 Desember 2025.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada 12 Desember 2025, Rahmat berhasil diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules TNI AU yang mendarat di Bandara Lanud Soewondo, Medan, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Pekanbaru.

Baca juga Artikel ini :  Babinsa Koramil 09 Ketol Laksanakan Silaturahmi Idul Fitri di Desa Genting Bulen

Dengan biaya yang tidak sedikit, Rahmat mengikuti seluruh rangkaian UKW dengan penuh semangat. UKW tersebut diselenggarakan oleh Pro Jurnalis Media Siber (PJS) bekerja sama dengan Lembaga UKW Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta. Para peserta dibekali berbagai materi penting, mulai dari kode etik jurnalistik, teknik peliputan dan penulisan berita, hingga tanggung jawab wartawan kepada publik.

Bagi Rahmat, UKW bukan sekadar ajang memperoleh sertifikat kompetensi, melainkan proses pembelajaran untuk memperkuat integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para penguji dari Lembaga UKW Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta yang telah memberikan ilmu dan pengalaman berharga untuk menjadi wartawan yang profesional,” ucapnya.

Baca juga Artikel ini :  Jadi Pembina Upacara, Kanit Binmas Polsek Bebesen Ajak Siswa Hindari Bullying Dan Perilaku Negatif

Usai mengikuti UKW, pada Minggu malam, 20 Desember 2025, Rahmat langsung kembali ke Kabupaten Bener Meriah. Ia menempuh perjalanan selama dua malam setengah hari demi bisa segera berkumpul kembali dengan anak dan istrinya.

Namun perjuangannya belum berakhir. Setibanya di kampung halaman, Rahmat kembali dihadapkan pada kondisi lapangan yang masih berat. Jalan-jalan yang dilalui masih dipenuhi sisa lumpur akibat banjir bandang, sementara proses pembersihan dan perbaikan infrastruktur masih terus berlangsung agar akses transportasi kembali normal.

Bagi Rahmat Ramadhan, perjalanan ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan pengabdian, pengorbanan, dan komitmen. Di tengah keterbatasan, bencana, dan lumpur, semangat untuk belajar serta meningkatkan kualitas diri sebagai wartawan tidak boleh padam.