BeritaJAKARTA

Angelia Susanto Berharap Ada Jalan Keluar Dari Pemerintah Indonesia Agar Anaknya Kembali

×

Angelia Susanto Berharap Ada Jalan Keluar Dari Pemerintah Indonesia Agar Anaknya Kembali

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, Satupena.co.id

Seorang anak janganlah dipisahkan dari ibunya yang telah mengandung 9 bulan dan merawatnya dengan cinta kasih. Seperti yang dialami oleh Angelia Susanto, seorang ibu yang anaknya diambil oleh mantan suaminya, WNA Filipina, mengatakan bahwa sejak tahun 2023 tersangka sudah masuk DPO (Daftar Pencarian Orang) tetapi belum juga diajukan Red Notice sampai sekarang.

Angelia Susanto mengatakan bahwa sejak tanggal 30 Januari 2020 anak tunggalnya yang berusia 6 tahun, Enrico Johannes (EJ) Susanto Carluen tidak terdeteksi, sejak diambil paksa di atas Jembatan Casablanca oleh orang asing tak dikenal yang dicurigai mantan suaminya, saat supir disibukkan oleh seorang oknum polisi jalan raya.

Baca juga Artikel ini :  Babinsa Koramil 10/Celala Gelar Gotong Royong Bersama Warga, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI

EJ pun dicurigai diselundupkan keluar Indonesia walaupun paspornya saat itu sudah kadaluarsa dan dipegang oleh Angelia.

“Bagaimana mungkin bisa keluar masuk Indonesia melalui laut, udara bahkan darat padahal di Imigrasi tidak tercatat,” katanya dengan mimik muka sedih.

Angelia juga mengatakan bahwa banyak kasus sama seperti yang dialaminya. Berjuang untuk menemukan anak dilakukan dengan melaporkan kepada Polda Metro Jaya, mendatangi Kedutaan besar Filipina, KPPPA, KPAI, Kemkumham, Kemenlu tetapi tanpa hasil.

Baca juga Artikel ini :  Aceh Utara Bangkit Pascabanjir, Bupati Pimpin Aksi Gotong Royong

Angelia Susanto juga berharap pada pemerintahan yang baru.

“Berharap agar tuntas karena untuk urusan ini yang menyangkut WNA harus dilakukan G2G ( Goverment TO Goverment) karena dibutuhkan data rahasia untuk melacak data pelaku seperti contoh Data Bank. “Saya mohon dibantu Kapolda Metro Jaya untuk melanjutkan proses DPO ke Red Notice dan ingin tahu perkembangan saat ini bagaimana,” bebernya.

Baca juga Artikel ini :  ASKAB PSSI Aceh Tengah Buka Seleksi Pemain Muda Untuk PRA-PORA 2025

Walaupun sudah lebih dari 4 tahun Angelia tidak pernah berhenti berharap dan berusaha mencari tahu keberadaan anak tunggalnya, walaupun banyak yang mengatakan dibiarkan saja tunggu anak kalau sudah besar mencari ibunya.

Kita berharap agar Pemerintah mau lebih peduli agar kasus-kasus pengambilan paksa anak WNI oleh WNA seperti ini segera ada jalan keluarnya.(David)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

  Taput//Satupena co.id. Bupati Tapanuli Utara menghadiri penutupan Olimpiade Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 di SMP Swasta Santa Maria Tarutung, Sabtu (19/9/2026).   Mengusung tema “Olimpiade Sains Menginspirasi, Tapanuli Utara Berprestasi”, OSKU diikuti peserta dari 53 sekolah penyelenggara kelas unggulan di 15 kecamatan, dengan bidang kompetisi Matematika, Bahasa Inggris, IPA, dan IPS.   Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengembangkan potensi akademik, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, sekaligus menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat dan sportif.   Pada penutupan, diumumkan para pemenang serta dilaksanakan penyerahan hadiah, medali, piagam penghargaan dan uang pembinaan.   Bupati Tapanuli Utara secara resmi menutup pelaksanaan OSKU Tahun 2026 dengan harapan kegiatan ini semakin mendorong semangat belajar dan lahirnya generasi muda Tapanuli Utara…

Berita

  Pemerintah Kabupaten Taput Melalui Tim Reaksi bergerak Cepat Meninjau Lokasi Bencana Angin Puting Beliung di Desa Siabal Abal V Kecamatan Sipahutar.  September 28, 2026 Taput//Satupena co.id. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Tim Reaksi Cepat bergerak cepat meninjau lokasi bencana angin puting beliung yang melanda Dusun Sitapongan Toruan, Desa Siabal Abal V, Kecamatan Sipahutar, Minggu (27/9/2026).   Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Tapanuli Utara menyerahkan bantuan berupa sembako dan family kit kepada 9 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana.   Peninjauan dan penyerahan bantuan dipimpin oleh Kepala Dinas Sosial dan PPA, bersama Kepala Dinas Perkim dan Lindup, perwakilan BPBD, anggota Tagana, serta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). Turut hadir Anggota DPRD Tapanuli Utara, Ronal Simanjuntak….

Hayo mau copy paste ya