AcehACEH TENGAHBerita

Masyarakat Kampung Rutih Dambakan Perbaikan Jalan yang Telah Puluhan Tahun Rusak

×

Masyarakat Kampung Rutih Dambakan Perbaikan Jalan yang Telah Puluhan Tahun Rusak

Sebarkan artikel ini

Aceh Tengah, Satupena.co.id.
Masyarakat Kampung Rutih, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, kembali menyuarakan keluhan mereka terkait kondisi jalan utama kampung yang telah puluhan tahun rusak dan belum mendapat perhatian serius dari pemerintah.Senin, 14 April 2025.

Jalan sepanjang kurang lebih tiga kilometer yang menghubungkan Kota Angkop, tepatnya dari Jembatan Arul Pun Kabah menuju Kantor BPP dan Desa Paya Beke, menjadi satu-satunya akses utama bagi warga Kampung Rutih. Kondisi jalan yang rusak parah tidak hanya menyulitkan aktivitas sehari-hari, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Baca juga Artikel ini :  Kodim 0102/Pidie Menerima Kunker Tim Audit dan Pengawasan Kinerja dan Anggaran Inspektorat Kodam IM

Ibnu Hajar, Kepala Kampung Rutih, menyampaikan bahwa kampung yang dipimpinnya dihuni oleh 208 kepala keluarga dengan jumlah penduduk lebih dari 700 jiwa. Ia menyebut, masyarakat sudah lama mendambakan adanya perbaikan jalan yang layak sebagai sarana pendukung utama aktivitas ekonomi dan sosial warga.

Baca juga Artikel ini :  Polantas Pijay Bagikan Brosur Dalam Rangka Operasi Patuh Seulawah 2024

“Selama ini kami sangat mendambakan adanya perbaikan jalan penghubung kampung. Jalan ini sangat vital bagi masyarakat Rutih karena menjadi satu-satunya akses keluar masuk kampung,” ujarnya kepada media.

Menurut Ibnu Hajar, secara historis Kampung Rutih merupakan salah satu kampung tertua yang ada di Kecamatan Silih Nara. Namun sangat disayangkan, hingga kini sarana infrastruktur, khususnya jalan, masih sangat memprihatinkan.

Baca juga Artikel ini :  Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Satpolairud Polres Pidie Bersihkan Lingkungan Gampong

Warga berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan. Mereka menilai, pembangunan infrastruktur yang merata merupakan hak semua warga, termasuk mereka yang tinggal di pelosok kampung.

( Onot Pejebe )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

  Taput//Satupena co.id. Bupati Tapanuli Utara menghadiri penutupan Olimpiade Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 di SMP Swasta Santa Maria Tarutung, Sabtu (19/9/2026).   Mengusung tema “Olimpiade Sains Menginspirasi, Tapanuli Utara Berprestasi”, OSKU diikuti peserta dari 53 sekolah penyelenggara kelas unggulan di 15 kecamatan, dengan bidang kompetisi Matematika, Bahasa Inggris, IPA, dan IPS.   Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengembangkan potensi akademik, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, sekaligus menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat dan sportif.   Pada penutupan, diumumkan para pemenang serta dilaksanakan penyerahan hadiah, medali, piagam penghargaan dan uang pembinaan.   Bupati Tapanuli Utara secara resmi menutup pelaksanaan OSKU Tahun 2026 dengan harapan kegiatan ini semakin mendorong semangat belajar dan lahirnya generasi muda Tapanuli Utara…

Berita

  Pemerintah Kabupaten Taput Melalui Tim Reaksi bergerak Cepat Meninjau Lokasi Bencana Angin Puting Beliung di Desa Siabal Abal V Kecamatan Sipahutar.  September 28, 2026 Taput//Satupena co.id. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Tim Reaksi Cepat bergerak cepat meninjau lokasi bencana angin puting beliung yang melanda Dusun Sitapongan Toruan, Desa Siabal Abal V, Kecamatan Sipahutar, Minggu (27/9/2026).   Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Tapanuli Utara menyerahkan bantuan berupa sembako dan family kit kepada 9 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana.   Peninjauan dan penyerahan bantuan dipimpin oleh Kepala Dinas Sosial dan PPA, bersama Kepala Dinas Perkim dan Lindup, perwakilan BPBD, anggota Tagana, serta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). Turut hadir Anggota DPRD Tapanuli Utara, Ronal Simanjuntak….

Hayo mau copy paste ya