AcehBeritaHUKUMKriminalLANGSA

Polres Langsa Tak Beri Ampun! Tindak Cepat Kasus Pemukulan Anak oleh ASN

×

Polres Langsa Tak Beri Ampun! Tindak Cepat Kasus Pemukulan Anak oleh ASN

Sebarkan artikel ini

Langsa –Satupena.co.id. Keluarga Aulia Natasya mengapresiasi langkah cepat Polres Langsa dalam menangani kasus pemukulan yang menimpa anak mereka. Insiden yang terjadi pada Kamis, 13 Februari 2025, itu sempat menuai kecaman luas setelah korban dikabarkan pingsan akibat dugaan kekerasan yang dilakukan oleh seorang aparatur sipil negara (ASN) berinisial N, yang bertugas di Kantor Cabang Dinas Wilayah Kota Langsa.

Baca juga Artikel ini :  Polres Pidie Jaya Pastikan Pengamanan Maksimal pada Penetapan Kursi dan Calon Terpilih DPRK 2024

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat pihak kepolisian, khususnya Polres Langsa, dalam menangani kasus yang menimpa anak kami. Tindakan tegas ini memberi kami harapan dan kepercayaan bahwa keadilan akan ditegakkan,” ujar Wira, ayah korban, Minggu, 23 Februari 2025.

Menurut Wira, respons cepat kepolisian menunjukkan komitmen Polres Langsa dalam menegakkan hukum dan melindungi masyarakat.

Baca juga Artikel ini :  Polsek Bebesen Panen Tanaman Pekarangan Pangan Bergizi, Dorong Warga Tingkatkan Kesejahteraan Melalui Pangan Sehat

“Kami melihat bahwa Polres Langsa benar-benar bekerja secara profesional dalam menangani setiap kasus di wilayah hukumnya. Terima kasih sebesar-besarnya kepada Kapolres Langsa dan seluruh jajarannya atas dedikasi serta kepeduliannya,” tambahnya.

Selain kepolisian, apresiasi juga disampaikan kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Langsa beserta jajaran yang turut memberikan dukungan penuh terhadap proses hukum terhadap N.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari Dinas Pendidikan yang turut mengawal proses ini sehingga kasus ini bisa ditangani dengan sebaik-baiknya,” lanjut Wira.

Baca juga Artikel ini :  Babinsa Koramil 05/Linge Jalin Komsos dengan Aparat Pemerintah Kecamatan Linge

Keluarga berharap langkah cepat kepolisian ini dapat menjadi contoh dalam penegakan hukum di Langsa, terutama dalam kasus-kasus kekerasan terhadap anak. Saat ini, proses hukum terhadap N masih terus berlanjut di bawah penyelidikan Polres Langsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

  Taput//Satupena co.id. Bupati Tapanuli Utara menghadiri penutupan Olimpiade Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 di SMP Swasta Santa Maria Tarutung, Sabtu (19/9/2026).   Mengusung tema “Olimpiade Sains Menginspirasi, Tapanuli Utara Berprestasi”, OSKU diikuti peserta dari 53 sekolah penyelenggara kelas unggulan di 15 kecamatan, dengan bidang kompetisi Matematika, Bahasa Inggris, IPA, dan IPS.   Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengembangkan potensi akademik, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, sekaligus menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat dan sportif.   Pada penutupan, diumumkan para pemenang serta dilaksanakan penyerahan hadiah, medali, piagam penghargaan dan uang pembinaan.   Bupati Tapanuli Utara secara resmi menutup pelaksanaan OSKU Tahun 2026 dengan harapan kegiatan ini semakin mendorong semangat belajar dan lahirnya generasi muda Tapanuli Utara…

Berita

  Pemerintah Kabupaten Taput Melalui Tim Reaksi bergerak Cepat Meninjau Lokasi Bencana Angin Puting Beliung di Desa Siabal Abal V Kecamatan Sipahutar.  September 28, 2026 Taput//Satupena co.id. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Tim Reaksi Cepat bergerak cepat meninjau lokasi bencana angin puting beliung yang melanda Dusun Sitapongan Toruan, Desa Siabal Abal V, Kecamatan Sipahutar, Minggu (27/9/2026).   Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Tapanuli Utara menyerahkan bantuan berupa sembako dan family kit kepada 9 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana.   Peninjauan dan penyerahan bantuan dipimpin oleh Kepala Dinas Sosial dan PPA, bersama Kepala Dinas Perkim dan Lindup, perwakilan BPBD, anggota Tagana, serta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). Turut hadir Anggota DPRD Tapanuli Utara, Ronal Simanjuntak….

Hayo mau copy paste ya