Kota Langsa, Satupena.co.id: Ribuan warga memadati kawasan seputaran Lapangan Merdeka Kota Langsa dalam gelaran Car Free Day (CFD), Minggu (24/5/2026). Sejak pagi, suasana dipenuhi antusiasme masyarakat dari berbagai kalangan yang mengikuti beragam aktivitas, mulai dari olahraga hingga layanan publik.
Program Car Free Day yang digagas Wali Kota Langsa, bersama Wakil Wali Kota ini tampil lebih semarak dengan rangkaian kegiatan seperti senam sehat, jalan santai, bazar Dekranasda, partisipasi pelaku UMKM, hingga donor darah yang digelar UDD PMI Kota Langsa.
Tidak hanya itu, pelaksanaan CFD kali ini juga diramaikan dengan Gerakan Pangan Murah, layanan pembangunan keluarga melalui Program Sekolah Lansia Berdaya (SIDAYA) oleh , layanan konsultasi gratis dari , serta edukasi keimigrasian dari .
Menanggapi tingginya partisipasi masyarakat dan instansi, Jeffry Sentana menyampaikan apresiasi atas keterlibatan berbagai pihak dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti nyata sinergi dalam membangun ruang publik yang sehat, edukatif, dan inklusif.
“Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan semangat kolaborasi untuk menciptakan kegiatan publik yang tidak hanya sehat, tetapi juga memberikan nilai edukasi dan memperkuat kebersamaan masyarakat,” ujar Jeffry.
Dalam kegiatan tersebut, FUAD IAIN Langsa menarik perhatian dengan layanan asesmen psikologi minat pendidikan bagi anak dan remaja. Layanan ini disambut antusias para orang tua yang ingin memahami potensi serta arah pendidikan anak sejak dini.
Melalui konsultasi gratis bersama psikolog, masyarakat mendapatkan edukasi terkait pengembangan potensi anak sekaligus pengenalan berbagai program studi, seperti Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Bimbingan dan Konseling Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Ilmu Hadis, Politik Pemikiran Islam, hingga Sejarah Peradaban Islam.
Sementara itu, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa menghadirkan layanan “POLI PRIMA” atau Pojok Literasi dan Pendaftaran Aplikasi M-Paspor. Layanan ini memberikan pendampingan langsung kepada masyarakat dalam proses pengajuan paspor secara digital, mulai dari pengisian data hingga unggah dokumen.
Petugas juga memberikan edukasi terkait persyaratan pembuatan paspor bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), sehingga masyarakat dapat memahami prosedur yang benar sebelum melakukan pengajuan.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, terutama dari warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi langsung terkait layanan keimigrasian.
Di sisi lain, BKKBN Provinsi Aceh melalui Program SIDAYA turut memberikan edukasi tentang pentingnya peran keluarga dalam mendampingi lansia agar tetap sehat, aktif, dan mandiri. Program ini juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial bagi lanjut usia.
Kehadiran berbagai layanan edukatif dalam Car Free Day ini menjadikan kawasan Lapangan Merdeka tidak hanya sebagai ruang olahraga, tetapi juga sebagai pusat pelayanan publik terpadu yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Langsa berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara konsisten sebagai wadah interaksi sosial, peningkatan kualitas hidup, serta penguatan kolaborasi antar lembaga demi kesejahteraan masyarakat. ( Ani ).













