BeritaSUMATERA UTARAWisata

Tiga Hari Tenggelam, Mahasiswa Unika ST Medan Belum Ditemukan .

×

Tiga Hari Tenggelam, Mahasiswa Unika ST Medan Belum Ditemukan .

Sebarkan artikel ini

TOBA//Satupena co.id.
Memasuki hari ketiga pencarian, Tim Gabungan masih terus berupaya menemukan Mahasiswa semester 2 UNIKA ST Medan Fakultas Filsapat Siantar, Cristoper Rustam Muda Dua (21), warga Batam yang dilaporkan hilang di kawasan Air Terjun Situmurun Kecamatan Lumbanjulu Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara. Hingga Senin (13/04), upaya penyisiran di permukaan air belum membuahkan hasil.

Peristiwa bermula pada Sabtu (11/04) siang, Polsek Lumban Julu menerima laporan sekitar pukul 13.00 WIB terkait adanya satu orang yang tenggelam di kawasan Air Terjun Situmurun Kecamatan Lumbanjulu Kabupaten Toba

Sejak laporan diterima, Polsek Lumbanjulu dan Basarnas Danau Toba dikerahkan untuk melakukan operasi penyelamatan, namun korban belum ditemukan

Kapolres Toba AKBP V.J Parapaga, S.I.K, melalui Plt Kasi Humas Ipda Khairuddin menerangkan Pencarian di hari kedua, Minggu (12/4), Tim gabungan melakukan penyisiran di permukaan Danau Toba, tepatnya di titik terakhir korban terlihat. Satu jam berselang, Basarnas mengerahkan alat pendeteksi tubuh di dalam air guna mempercepat proses pencarian.

Baca juga Artikel ini :  Pj Keuchik Gampong Ulee Jalan dan Aparatur Desa Santuni 29 Anak Yatim Jelang Idul Fitri

Pencarian kemudian dilanjutkan dengan penyelaman intensif. Tim penyelam Basarnas bahkan telah mencapai kedalaman hingga 40 meter. Namun, kondisi dasar danau yang belum terjangkau serta visibilitas yang terbatas menjadi kendala utama dalam proses pencarian, tuturnya

Memasuki hari ketiga ini, tim gabungan memulai upaya pencarian. Basarnas juga mengerahkan alat pendeteksi keberadaan tubuh manusia di dalam air untuk memperluas jangkauan pencarian dan melakukan penyelaman ke Dasar Danau

Baca juga Artikel ini :  Milad Berkesan di Tengah Rapat PGRI Sumut

Suasana haru pun menyelimuti di lokasi itu, saat keluarga korban bersama Romo dan suster Fakultas Filsapat UNIKA ST.Medan melakukan Misa/Doa bersama di Lokasi korban tenggelam, memohon agar korban segera ditemukan.

Upaya penyelaman pertama dilakukan oleh tim Basarnas pada pukul 10.40 WIB hingga 11.00 WIB, namun belum membuahkan hasil.

Saat Tim Basarnas melakukan briefing, tim penyelam mengungkapkan adanya palung atau curaman di dasar danau dengan kedalaman mencapai sekitar 105 meter dan diameter sekitar 30 meter, yang menjadi tantangan besar dalam proses pencarian.

Ipda Khairuddin mengatakan Operasi pencarian ini mendapatkan dukungan tambahan yang datang dari tim penyelam PT Aqua Farm Nusantara dan pihak Pemerintah Kecamatan Lumbanjulu yang turut bergabung dalam operasi pencarian.

Baca juga Artikel ini :  Polres Aceh Timur Gelar Upacara Khidmat Detik-Detik Proklamasi HUT ke-80 Kemerdekaan RI

Team Penyelam PT.Aqua Farm Nusantara melakukan penyelaman Kondisi cuaca Hujan, namun korban belum ditemukan.

Orang tua korban melakukan ritual dengan meletakkan pakaian korban di perairan danau sebagai bentuk doa dan harapan agar sang anak segera ditemukan, terang Ipda Khairuddin

Menjelang sore, sekira pukul 16.30 WIB, tim gabungan bersama keluarga melakukan penyisiran di sekitar pinggiran danau. Hingga akhirnya, seluruh rangkaian pencarian hari ketiga dihentikan sementara.

Meski berbagai upaya telah dilakukan secara maksimal, hingga saat ini korban belum ditemukan. Tim gabungan berencana melanjutkan pencarian pada esok hari.
(Humas Toba){M Siboro CILJ}

Berita

Pemkab Tapanuli Utara Hadiri Pesta Gotilon HKBP Sabungan, Ajak Masyarakat…

Berita

  Taput//Satupena co.id. Bupati Tapanuli Utara menghadiri penutupan Olimpiade Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 di SMP Swasta Santa Maria Tarutung, Sabtu (19/9/2026).   Mengusung tema “Olimpiade Sains Menginspirasi, Tapanuli Utara Berprestasi”, OSKU diikuti peserta dari 53 sekolah penyelenggara kelas unggulan di 15 kecamatan, dengan bidang kompetisi Matematika, Bahasa Inggris, IPA, dan IPS.   Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengembangkan potensi akademik, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, sekaligus menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat dan sportif.   Pada penutupan, diumumkan para pemenang serta dilaksanakan penyerahan hadiah, medali, piagam penghargaan dan uang pembinaan.   Bupati Tapanuli Utara secara resmi menutup pelaksanaan OSKU Tahun 2026 dengan harapan kegiatan ini semakin mendorong semangat belajar dan lahirnya generasi muda Tapanuli Utara…

Hayo mau copy paste ya