AcehACEH TENGAHBeritaTNI Polri

Anggota Koramil 08/Silih Nara Bangun Jembatan Pasca Banjir Bandang di Desa Termiara

×

Anggota Koramil 08/Silih Nara Bangun Jembatan Pasca Banjir Bandang di Desa Termiara

Sebarkan artikel ini

Aceh Tengah, Satupena.co.id-  Pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, anggota Koramil 08/Silih Nara, Kodim 0106/Aceh Tengah, melaksanakan kegiatan pembangunan jembatan di Desa Termiara, Minggu (1/2/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Sertu Nopri Ifindi, Serda Angkasa, dan Serda Suprianto sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.

Baca juga Artikel ini :  Satreskrim Polres Pidie Serahkan Tersangka Pembunuhan dan BB ke Kacabjari Pidie di Kota Bakti

Pembangunan jembatan ini bertujuan untuk memulihkan akses transportasi warga yang sebelumnya terputus akibat derasnya arus banjir dan longsoran tanah.

Jembatan yang dibangun merupakan sarana vital bagi masyarakat Desa Termiara, terutama untuk menunjang aktivitas sehari-hari seperti mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta akses menuju fasilitas umum.

Baca juga Artikel ini :  Akses Tunggal Pilar Wih Kiri–Tirmiara Rusip Antara Tertutup Longsor, Polisi dan Warga Bergerak Cepat Bersihkan Material

Danramil 08/Silih Nara melalui Sertu Nopri Ifindi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya pada masa tanggap darurat pascabencana.

“Pembuatan jembatan ini telah selesai 100 persen dan diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menunjang aktivitas serta memperlancar roda perekonomian desa,” ujar Sertu Nopri Ifindi,di lokasi kegiatan.

Baca juga Artikel ini :  Air Mata Haru Warnai Akad Nikah Tahanan Satresnarkoba di Polres Aceh Timur

Dengan selesainya pembangunan jembatan tersebut, diharapkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Desa Termiara dapat berangsur pulih, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah Aceh Tengah.

Berita

  Taput//Satupena co.id. Bupati Tapanuli Utara menghadiri penutupan Olimpiade Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 di SMP Swasta Santa Maria Tarutung, Sabtu (19/9/2026).   Mengusung tema “Olimpiade Sains Menginspirasi, Tapanuli Utara Berprestasi”, OSKU diikuti peserta dari 53 sekolah penyelenggara kelas unggulan di 15 kecamatan, dengan bidang kompetisi Matematika, Bahasa Inggris, IPA, dan IPS.   Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengembangkan potensi akademik, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, sekaligus menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat dan sportif.   Pada penutupan, diumumkan para pemenang serta dilaksanakan penyerahan hadiah, medali, piagam penghargaan dan uang pembinaan.   Bupati Tapanuli Utara secara resmi menutup pelaksanaan OSKU Tahun 2026 dengan harapan kegiatan ini semakin mendorong semangat belajar dan lahirnya generasi muda Tapanuli Utara…

Hayo mau copy paste ya