AcehBeritaLANGSAPemerintah

Wali Kota Langsa dan Ketua DPRK Intensif Perjuangkan Nasib Honorer TMS PPPK

×

Wali Kota Langsa dan Ketua DPRK Intensif Perjuangkan Nasib Honorer TMS PPPK

Sebarkan artikel ini

Kota Langsa, Satupena.co.id- Pemerintah Kota (Pemko) Langsa bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Langsa terus menunjukkan komitmen serius dalam memperjuangkan nasib tenaga honorer yang belum lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan masuk kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Wali Kota Langsa menegaskan, pihaknya memahami kegelisahan dan kecemasan para tenaga honorer terkait status kepegawaian mereka. Oleh karena itu, Pemko Langsa tidak tinggal diam dan terus melakukan komunikasi intensif dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Baca juga Artikel ini :  Sat Lantas Polres Bener Meriah Gelar FGD Bahas Kawasan Tertib Lalu Lintas, Dorong Sinergi Tingkatkan Keselamatan Jalan Raya

“Kami memahami betul kekhawatiran tenaga honorer yang dinyatakan TMS. Namun, upaya memperjuangkan mereka terus kami lakukan secara konsisten, baik melalui surat resmi Nomor 800.1/071/2026 maupun kunjungan langsung ke KemenPAN-RB pada Jumat, 30 Januari 2026,” ujar Jeffry Sentana.

Ia menjelaskan, berdasarkan surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri dan KemenPAN-RB, tenaga honorer yang masuk kategori TMS memang tidak lagi dapat diakomodasi dalam sistem kepegawaian pemerintah sebagaimana regulasi yang berlaku saat ini. Kendati demikian, Pemko Langsa bersama DPRK Langsa tetap berupaya mencari solusi terbaik agar para honorer yang telah lama mengabdi tidak kehilangan mata pencaharian.

Baca juga Artikel ini :  Pangdam IM Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han), Turunkan Ratusan Prajurit Bantu Korban Banjir Pidie Dan Pidie jaya

Senada dengan itu, Ketua DPRK Langsa, Melvita Sari, menegaskan bahwa lembaga legislatif siap mendukung penuh langkah-langkah yang ditempuh Pemko Langsa dalam memperjuangkan kepastian bagi tenaga honorer.

Baca juga Artikel ini :  Babinsa Koramil 09/Ketol Jalin Komsos dengan Dewan Guru SDN 32 Ketol

“Kami ingin memastikan tidak ada tenaga honorer yang merasa ditinggalkan. Mereka yang telah mengabdikan diri untuk Kota Langsa harus tetap mendapatkan perhatian dan solusi yang manusiawi,” tegasnya.

Pemko Langsa dan DPRK Langsa berharap, melalui berbagai upaya yang terus dilakukan, tenaga honorer yang belum lulus PPPK tetap memiliki peluang untuk bekerja di lingkungan pemerintahan, baik melalui skema kebijakan baru maupun bentuk penugasan lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

( AZ )

Berita

Pemkab Tapanuli Utara Hadiri Pesta Gotilon HKBP Sabungan, Ajak Masyarakat…

Berita

  Taput//Satupena co.id. Bupati Tapanuli Utara menghadiri penutupan Olimpiade Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 di SMP Swasta Santa Maria Tarutung, Sabtu (19/9/2026).   Mengusung tema “Olimpiade Sains Menginspirasi, Tapanuli Utara Berprestasi”, OSKU diikuti peserta dari 53 sekolah penyelenggara kelas unggulan di 15 kecamatan, dengan bidang kompetisi Matematika, Bahasa Inggris, IPA, dan IPS.   Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengembangkan potensi akademik, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, sekaligus menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat dan sportif.   Pada penutupan, diumumkan para pemenang serta dilaksanakan penyerahan hadiah, medali, piagam penghargaan dan uang pembinaan.   Bupati Tapanuli Utara secara resmi menutup pelaksanaan OSKU Tahun 2026 dengan harapan kegiatan ini semakin mendorong semangat belajar dan lahirnya generasi muda Tapanuli Utara…

Hayo mau copy paste ya